WARTA 24 MALUKU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Polisi Gerebek Pabrik Penyulingan Merkuri di Maluku, Dua Pelajar ...

Posted by On 16.22

Polisi Gerebek Pabrik Penyulingan Merkuri di Maluku, Dua Pelajar ...

AMBON, KOMPAS.com - Aparat Polres Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, menggerebek satu rumah yang dijadikan pabrik penyulingan batu cinnabar di Dusun Talaga Ratu, Desa Kairatu, Selasa (23/1/2018).

Dalam penggerebekan itu, polisi menangkap lima orang warga yang sedang melakukan aktivitas penyulingan bahan baku merkuri tersebut. Kelima warga yang ditangkap yakni Sunari (58), Ahmad Ridwan (29), Setiawan (20), serta dua warga yang masih berstatus pelajar, yakni AKM (18) dan RH (17).

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Muhamad Rum Ohoirat mengatakan, penangkapan lima warga itu dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi adanya penyulingan batu cinnabar di dusun tersebut.

“Penggerebekan pabrik penyulingan batu cinnabar itu dipimpin oleh Kasat Sabhara Res SBB AKP J de Fretes dan Kasat Intelkam Res SBB Iptu M Wenno,” kata Rum kepada Kompas.co m, Selasa (23/1/2018).

Dia menjelaskan, polisi ikut mengamankan barang bukti merkuri seberat 24 kg, sebuah timbangan, mesin penggiling batu cinnabar, blower api, tabung penyulingan, dan empat karung cinnabar yang sudah dihaluskan.

Baca juga: Pemerintah Akan Hapus Penggunaan Merkuri dalam Pertambangan

Rum membeberkan, dari hasil pemeriksaan, sehari sebelumnya para pelaku telah memproduksi 60 kg merkuri dari hasil penyulingan 100 kg batu cinnabar.

”Kemarin itu ternyata mereka sudah menghasilkan 60 kg merkuri juga,” ujarnya.

Dia menjelaskan, bahan baku merkuri ini diperoleh para pelaku dari kasan tambang ilegal Gunung Tembaga di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Seram Bagian Barat. Saat ini, kata dia, para pelaku yang telah diamankan itu masih dalam pemeriksaan.

“Mereka dapat cinnabar ini dari Luhu, saat ini penyidik masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus itu,” ucap Rum.

Kompas TV Dari Jombang, Jawa Timur, Satuan Reserse dan Kriminal menggerebek 3 rumah, yang dijadikan pabrik pengolahan cairan merkuri ilegal.

Terkini Lainnya

Soal Lahan Pondok Kelapa, dari Proyek Rusunami, Apartemen, hingga Jadi Mangrak

Soal Lahan Pondok Kelapa, dari Proyek Rusunami, Apartemen, hingga Jadi Mangrak

Megapolitan 26/01/2018, 07:16 WIB Di NTB, Kemungkinan Dana Kampanye dari Bandar Narkoba Jadi Sorotan

Di NTB, Kemungkinan Dana Kampanye dari Bandar Narkoba Jadi Sorotan

Regional 26/01/2018, 07:08 WIB BMKG: Hujan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek dari Pagi hingga Malam

BMKG: Hujan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek dari Pagi hingga Malam

Megapolitan 26/01/2018, 06:53 WIB Seorang Bocah Perempuan Tewas Terseret Arus Saat Berenang di Sungai

Seorang Bocah Perempuan Tewas Terseret Arus Saat Berenang di Sungai

Regional 26/01/2018, 06:50 WIB Tiga Tersangka Kasus Suap APBD Jambi Akan Segera Disidang

Tiga Tersangka Kasus Suap APBD Jambi Akan Segera Disidang

Nasional 26/01/2018, 06:15 WIB Prosesi Pernikahan Gubernur Kalteng dengan Gadis 25 Tahun Asal Jateng

Prosesi Pernikahan Gubernur Kalteng dengan Gadis 25 Tahun Asal Jateng

Regional 26/01/2018, 06:15 WIB Senyum PKL dan Kekecewaann Sopir di Angkot Tanah Abang

Senyum PKL dan Kekecewaann Sopir di Angkot Tanah Abang

Megapolitan 26/01/2018, 06:00 WIB Diduga Terlibat Edarkan Sabu, Seorang Polisi Ditangkap Saat Apel Pagi

Diduga Terlibat Edarkan Sabu, Seorang Polisi Ditangkap Saat Apel Pagi

Regional 26/01/2018, 05:57 WIB Jadwal Siaran Langsung Perempat Final Indonesia Masters di Kompas TV

Jadwal Siaran Langsung Perempat Final Indonesia Masters di Kompas TV

Olahraga 26/01/2018, 05:55 WIB Pemimpin Lembaga Amal Dunia Desak AS Pulihkan Bantuan untuk Palestina

Pemimpin Lembaga Amal Dunia Desak AS Pulihkan Bantuan untuk Palestina

Internasional 26/01/2018, 05:49 WIB Kasus Uang Dinas Fiktif, Acara Tak Sampai 2 Jam tetapi Dihitung 3 Hari

Kasus Uang Dinas Fiktif, Acara Tak Sampai 2 Jam tetapi Dihitung 3 Hari

Regional 26/01/2018, 05:44 WIB Novanto Terus Berkelit, KPK Sulit Kabulkan Permohonan 'Justice Collaborator'

Novanto Terus Berkelit, KPK Sulit Kabulkan Permohonan "Justice Collaborator"

Nasional 26/01/2018, 05:25 WIB Hakim Bingung, Dirjen Dukcapil Lebih Loyal ke Akom daripada Mendagri

Hakim Bingung, Dirjen Dukcapil Lebih Loyal ke Akom daripada Mendagri

Nasional 26/01/2018, 05:05 WIB Relawan Kumpulkan 12.000 Ton Sampah Plastik dari Pantai India

Relawan Kumpulkan 12.000 Ton Sampah Plastik dari Pantai India

Internasional 26/01/2018, 05:04 WIB Polri Akan Kejar Pelaku dan Perusahaan Pembunuh Orangutan di Kalteng

Polri Akan Kejar Pelaku dan Perusahaan Pembunuh Orangutan di Kalteng

Nasional 25/01/2018, 23:58 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »