WARTA 24 MALUKU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

KPK Tak Buru-buru Limpahkan Perkara Fredrich Yunadi ke ...

Posted by On 16.23

KPK Tak Buru-buru Limpahkan Perkara Fredrich Yunadi ke ...

KPK Tak Buru-buru Limpahkan Perkara Fredrich Yunadi ke Pengadilan Reporter:

M Yusuf Manurung

Editor:

Rina Widiastuti

Rabu, 24 Januari 2018 06:45 WIB
KPK Tak Buru-buru Limpahkan Perkara Fredrich Yunadi ke Pengadilan

Tersangka dugaan menghalangi proses penyidikan Setya Novanto, Fredrich Yunadi, resmi ditahan di rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, 13 Januari 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta -Komisi Pemberanta san Korupsi masih berfokus melengkapi bukti-bukti kasus Fredrich Yunadi. Bekas pengacara Setya Novanto itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka perkara dugaan merintangi penyidikan Setya.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya masih mengkonfirmasi terlebih dahulu sejumlah bukti sebelum dilimpahkan ke pengadilan. "Saya kira tidak perlu mengejar, tidak perlu terburu-buru dalam menangani suatu perkara," katanya di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa, 23 Januari 2018.

Baca: Diperiksa KPK untuk Fredrich Yunadi, Istri Setya Novanto Bungkam

Sementara itu, sidang perdana praperadilan Fredrich Yunadi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 12 Februari 2018. Fredrich mengajukan gugatan atas penetapannya sebagai tersangka oleh KPK di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Fredrich bersama dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Rabu, 10 Januari 2018. Keduanya diduga memanipulasi data medis Setya Novanto.

Data medis itu dibuat setelah Setya Novanto mengalami kecelakaan pada 16 November 2017. Manipulasi diduga dilakukan keduanya untuk menghindarkan Setya Novanto dari pemeriksaan.

Baca: Praperadilan Fredrich Yunadi Dipimpin Hakim Ratmoho 12 Februari

Akibat perbuatan itu, Fredrich Yunadi dan Bimanesh disangkakan melanggar Pasal 21 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 KUHP.

Terkait
  • Bupati Kebumen Bantah Menerima    Gratifikasi, KPK: Silahkan Saja

    Bupati Kebumen Bantah Menerima Gratifikasi, KPK: Silahkan Saja

    2 hari lalu
  • KPK: Korupsi Bupati Kebumen untuk Balas Budi Tim Sukses

    KPK: Korupsi Bupati Kebumen untuk Balas Budi Tim Sukses

    2 hari lalu
  • Bupati Kebumen Bantah Menerima Gratifikasi

    Bupati Kebumen Bantah Menerima Gratifikasi

    2 hari lalu
  • Laode KPK: Ajukan Justice Collaborator, Setya Novanto Akui Salah

    Laode KPK: Ajukan Justice Collaborator, Setya Novanto Akui Salah

    2 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Kata Puan Maharani Soal Video Viral Pelecehan Seksual di RS

    Kata Puan Maharani Soal Video Viral Pelecehan Seksual di RS

    10 jam lalu
  • Mirwan Amir Pernah Sarankan SBY Agar Hentikan Proyek E-KTP

    Mirwan Amir Pernah Sarankan SBY Agar Hentikan Proyek E-KTP

    14 jam lalu
  • Dapat Gelar Honoris Causa, Wapres JK Pidato Soal Penyebab Konflik

    Dapat Gelar Honoris Causa, Wapres JK Pidato Soal Penyebab Konflik

    14 jam lalu
  • ICW Desak Ket   ua MK Arief Hidayat Segera Mengundurkan Diri

    ICW Desak Ketua MK Arief Hidayat Segera Mengundurkan Diri

    14 jam lalu
  • Foto
  • Dampak Gempa Lebak, Warga Tinggal di Bawah Tenda Pengungsi

    Dampak Gempa Lebak, Warga Tinggal di Bawah Tenda Pengungsi

    11 jam lalu
  • Panglima TNI Utus 206 Satgaskes Bantu Gizi Buruk Warga Asmat

    Panglima TNI Utus 206 Satgaskes Bantu Gizi Buruk Warga Asmat

    12 jam lalu
  • Intip Proses Pemasangan Rel Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome

    Intip Proses Pemasangan Rel Proyek LRT Kelapa Gading-Velodrome

    13 jam lalu
  • Peduli Anjing, Lembaga ini Himpun Petisi Tutup Pasar Tomohon

    Peduli Anjing, Lembaga ini Himpun Petisi Tutup Pasar Tomohon

    14 jam lalu
  • Video
  • Mirwan Amir Pernah Sarankan SBY Hentikan Proyek E-KTP

    Mirwan Amir Pernah Sarankan SBY Hentikan Proyek E-KTP

    9 jam lalu
  • Hasil Survei Golkar di Posisi Ke-2, Begini Kata Setya Novanto

    Hasil Survei Golkar di Posisi Ke-2, Begini Kata Setya Novanto

    14 jam lalu
  • Berbatik Keren, Setya Novanto: Biar Nggak Dibilang Itu-Itu Saja

    Berbatik Keren, Setya Novanto: Biar Nggak Dibilang Itu-Itu Saja

    15 jam lalu
  • Komisi X DPR Usul Sekolah dan Kantor Libur Selama Asian Games

    Komisi X DPR Usul Sekolah dan Kantor Libur Selama Asian Games

    19 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Kronologi Pelecehan Seksual oleh Perawat yang Videonya Viral

  • 2

    Perawat di Video Viral Pelecehan Seksual Dipecat Pihak RS

  • 3

    Istri Eks Pengacara Jessica Wongso Alami Pelecehan di Rumah Sakit

  • 4

    SMRC: Presiden Jokowi Kunci Elektabilitas PDIP di Pilpres 2019

  • 5

    LSI: PDIP, Golkar dan Gerindra Partai Papan Atas Pilpres 2019

  • Fokus
  • Tahun Politik, Jokowi Ijinkan Menteri Rangkap Jabatan di Partai?

    Tahun Politik, Jokowi Ijinkan Menteri Rangkap Jabatan di Partai?

  • Polemik Impor Garam, Antara Data Airlangga dan Susi Pudjiastuti

    Polemik Impor Garam, Antara Data Airlangga dan Susi Pudjiastuti

  • Pegawai Federal AS Senang Penutupan Pemerintahan Trump Usai

    Pegawai Federal AS Senang Penutupan Pemerintahan Trump Usai

  • Kebijakan Menampung Pedagang Tanah Abang di Jalan, Ini Sanksinya

    Kebijakan Menampung Pedagang Tanah Abang di Jalan, Ini Sanksinya

  • Terkini
  • Aliansi Nelayan Minta Pemerintah Keluarkan Regulasi Soal Cantrang

    Aliansi Nelayan Minta Pemerintah Keluarkan Regulasi Soal Cantrang

    3 jam lalu
  • Persatuan Perawat Akan Gali Keterangan Pelaku Pelecehan Seksual

    Persatuan Perawat Akan Gali Keterangan Pelaku Pelecehan Seksual

    3 jam lalu
  • Polisi: Pelaku Pelecehan Seksual Pasien Terancam 7 Tahun Penjara

    Polisi: Pelaku Pelecehan Seksual Pasien Terancam 7 Tahun Penjara

    4 jam lalu
  • Kasus E-KTP, Setya Novanto Klaim Menolak Kedatangan Irman

    Kasus E-KTP, Setya Novanto Klaim Menolak Kedatangan Irman

    5 jam lalu
  • Syahrul Yasin Limpo: Gelar Honoris Causa JK Angkat Martabat Bugis

    Syahrul Yasin Limpo: Gelar Honoris Causa JK Angkat Martabat Bugis

    5 jam lalu
  • Sidang E-KTP, Saksi: Andi Narogong Marah karena Pembayaran Macet

    Sidang E-KTP, Saksi: Andi Narogong Marah karena Pembayaran Macet

    6 jam lalu
  • Alami Pelecehan Seksual, Istri Eks Advokat Jessica Wongso Stres

    Alami Pelecehan Seksual, Istri Eks Advokat Jessica Wongso Stres

    6 jam lalu
  • Kritik Fadli Zon Soal 2 Jenderal Polri Jadi Plt Gubernur

    Kritik Fadli Zon Soal 2 Jenderal Polri Jadi Plt Gubernur

    10 jam lalu
  • Kata Puan Maharani Soal Video Viral Pelecehan Seksual di RS

    Kata Puan Maharani Soal Video Viral Pelecehan Seksual di RS

    10 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Pilkada 2018, Sihar Sitorus Masuk Daftar 10 Calon Terkaya

    Dari LHKPN, Calon Wakil Gubernur Sumatera Uta ra Sihar Sitorus menjadi satu calon terkaya yang akan berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

    Sumber: Google News | Warta 24 Buru Selatan

    Next
    « Prev Post
    Previous
    Next Post »