WARTA 24 MALUKU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan ...

Posted by On 16.21

Gempa 4,9 Magnitudo Guncang Pulau Seram, Warga Berhamburan ...

Ilustrasi gempa bumi.AFP Ilustrasi gempa bumi.

AMBON, KOMPAS.com - Gempa tektonik berkekuatan 4,9 magnitudo mengguncang Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, Rabu (24/1/2018) dini hari sekira pukul 02.38 WIT.

Berdasarkan hasil analisis Bandana Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stadiun Ambon menunjukan bahwa gempa tersebut terletak pada koordinat 3.06 Lintang Selatan dan 130.63 Bujur Timur tepatnya di pesisir pantai 16 km Timur Bula pada kedalaman 67 Km.

Informasi yang dihimpun Kompas.com menyebutkan,gempa tersebut ikut dirasakan oleh banyak warga di Bula, ibu kota Kabupaten Seram Bagian Timur. Kuatnya getaran gempa membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah-rumah mereka.

"Gempa di sini terasa sangat kuat sekali, kita semua lari keluar dari rumah. Banyak warga yang masih berada di luar rumah sampai saat ini," kata Yaman Hart saat dihubungi Kompas.com, Rabu dini hari.

Baca juga : Satu Orang Meninggal akibat Gempa, Pangdam Siliwangi Kerahkan Bantuan Pasukan

Dia mengatakan, gempa tersebut membuat rumah-rumah warga ikut bergoyang. Namun sejauh ini, dia belum dapat memastikan adanya kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

"Kalau kerusakan saya tidak tahu, apalagi kejadiannya malam seperti ini, cuma memang gempanya kuat sekali," katanya.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Ambon, Abraham F Mustamu melalui rilis yang diterima Kompas.com mengatakan, berdasarkan hasil analisis yang peta guncangan gempa menunjukan bahwa gempa tersebut dirasakan dalam skala intensitas II SIG-BMKG (III-IV MMI).

Namun demikian, kata dia hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat guncangan gempa bumi tersebut.

Baca juga : Gempa, 6 Pelajar di Cianjur Luka Berat Tertimpa Reruntuhan Genteng

Dia mengatakan dari kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan gempa kedalaman menengah akibat aktivitas Subduksi Banda yang menunjam dari Utara Pulau Seram.

Meskipun tergolong kedalaman menengah dan terjadi di pesisir pantai, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena kekuatannya tidak cukup besar untuk membangkitkan perubahan di dasar laut.

"Khusus kepada masyarakat di daerah pesisir pantai diimbau agar tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab, karena gempa bumi yang terjadi tidak menimbulkan tsunami," imbaunya.

Kompas TV 52 rumah warga di Kecamatan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, rusak, pasca dilanda gempa bermagnitudo 6,1.

Terkini Lainnya

Soal Lahan Pondok Kelapa, dari Proyek Rusunami, Apartemen, hi   ngga Jadi Mangrak

Soal Lahan Pondok Kelapa, dari Proyek Rusunami, Apartemen, hingga Jadi Mangrak

Megapolitan 26/01/2018, 07:16 WIB Di NTB, Kemungkinan Dana Kampanye dari Bandar Narkoba Jadi Sorotan

Di NTB, Kemungkinan Dana Kampanye dari Bandar Narkoba Jadi Sorotan

Regional 26/01/2018, 07:08 WIB BMKG: Hujan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek dari Pagi hingga Malam

BMKG: Hujan Akan Guyur Sebagian Wilayah Jabodetabek dari Pagi hingga Malam

Megapolitan 26/01/2018, 06:53 WIB

Seorang Bocah Perempuan Tewas Terseret Arus Saat Berenang di Sungai

Regional 26/01/2018, 06:50 WIB Tiga Tersangka Kasus Suap APBD Jambi Akan Segera Disidang

Tiga Tersangka Kasus Suap APBD Jambi Akan Segera Disidang

Nasional 26/01/2018, 06:15 WIB Prosesi Pernikahan Gubernur Kalteng dengan Gadis 25 Tahun Asal Jateng

Prosesi Pernikahan Gubernur Kalteng dengan Gadis 25 Tahun Asal Jateng

Regional 26/01/2018, 06:15 WIB Senyum PKL dan    Kekecewaann Sopir di Angkot Tanah Abang

Senyum PKL dan Kekecewaann Sopir di Angkot Tanah Abang

Megapolitan 26/01/2018, 06:00 WIB Diduga Terlibat Edarkan Sabu, Seorang Polisi Ditangkap Saat Apel Pagi

Diduga Terlibat Edarkan Sabu, Seorang Polisi Ditangkap Saat Apel Pagi

Regional 26/01/2018, 05:57 WIB Jadwal Siaran Langsung Perempat Final Indonesia Masters di Kompas TV

Jadwal Siaran Langsung Perempat Final Indonesia Masters di Kompas TV

Olahraga 26/01/2018, 05:55 WIB Pemimpin Lembaga Amal Dunia Desak AS Pulihkan Bant   uan untuk Palestina

Pemimpin Lembaga Amal Dunia Desak AS Pulihkan Bantuan untuk Palestina

Internasional 26/01/2018, 05:49 WIB Kasus Uang Dinas Fiktif, Acara Tak Sampai 2 Jam tetapi Dihitung 3 Hari

Kasus Uang Dinas Fiktif, Acara Tak Sampai 2 Jam tetapi Dihitung 3 Hari

Regional 26/01/2018, 05:44 WIB Novanto Terus Berkelit, KPK Sulit Kabulkan Permohonan 'Justice Collaborator'

Novanto Terus Berkelit, KPK Sulit Kabulkan Permohonan "Justice Collaborator"

Nasional 26/01/2018, 05:25 WIB Hakim Bingung, Dir   jen Dukcapil Lebih Loyal ke Akom daripada Mendagri

Hakim Bingung, Dirjen Dukcapil Lebih Loyal ke Akom daripada Mendagri

Nasional 26/01/2018, 05:05 WIB Relawan Kumpulkan 12.000 Ton Sampah Plastik dari Pantai India

Relawan Kumpulkan 12.000 Ton Sampah Plastik dari Pantai India

Internasional 26/01/2018, 05:04 WIB Polri Akan Kejar Pelaku dan Perusahaan Pembunuh Orangutan di Kalteng

Polri Akan Kejar Pelaku dan Perusahaan Pembunuh Orangutan di Kalteng

Nasional 25/01/2018, 23:58 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Timur

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »