WARTA 24 MALUKU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Meski Ngurah Rai Dibuka, Penerbangan Tetap Terkendala Abu ...

Posted by On 17.39

Meski Ngurah Rai Dibuka, Penerbangan Tetap Terkendala Abu ...

Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, di Denpasar, Bali, Senin (27/11/2017). Bandara Ngurah Rai menutup semua penerbangan pada Senin mulai pukul 07.00 WITA karena terdampak abu vulkanis letusan Gunung Agung.ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, di Denpasar, Bali, Senin (27/11/2017). Bandara Ngurah Rai menutup semua penerbangan pada Senin mulai pukul 07.00 WITA karena terdampak abu vulkanis letusan Gunung Agung.


JAKARTA, KOMPAS.com - Meski Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali telah dib uka kembali sejak Rabu (29/11/2017), penerbangan tampaknya masih terganggu kabut asap. Salah satu maskapai yang terdampak adalah AirAsia, yang hanya mengoperasikan penerbangan pada siang hari.

"AirAsia saat ini mengoperasikan sejumlah penerbangan dari dan menuju Denpasar, Bali hanya pada siang hari. Dikarenakan abu vulkanik yang tidak dapat terlihat dalam kegelapan, dan kondisi angin yang tidak dapat diprediksi di daerah tersebut," ujar Adrian Jenkins selaku Director of Flight Operations Grup AirAsia, dalam rilis yang diterima KompasTravel, Jumat (1/12/2017).

Hal tersebut membuat pilot AirAsia tidak dapat mendeteksi adanya pergeseran awan abu di malam hari.

Menurut Adrian, operasional penerbangan tersebut berdasarkan pertimbangan arah abu vulkanik dan prakiraan cuaca dari dua vendor internasional terkemuka. Selain juga pemberitahuan dan imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

Hal tersebut guna memastikan keselamatan para penump ang dan awak kabin. Juga untuk meminimalisir kemungkinan gangguan layanan maskapai tersebut. Seperti pembatalan penerbangan yang mendadak, atau pengalihan pendaratan (divert).

"Setiap maskapai penerbangan memiliki dasar pertimbangannya masing-masing dan kami tidak mentoleransi adanya potensi yang berpeluang untuk dapat mengganggu keselamatan penerbangan," terangnya.

Per hari Jumat (1/12/2017) ini, pihak AirAsia resmi mengoperasikan 32 penerbangan dari dan menuju Bali pada siang hari. Adapun 32 penerbangan tersebut termasuk yang sempat tertunda di hari-hari sebelumnya.

Dalam siaran pers Airasia, tertulis seluruh penumpang yang penerbangannya terdampak penutupan bandara baik Bali maupun Lombok sejak tanggal 25 November 2017 hingga 10 Desember 2017 dapat memilih salah satu layanan kompensasi.

Antara lain mengubah jadwal terbang pada rute yang sama dalam periode 30 hari dari jadwal semula. Kompensasi ini tanpa dikenakan biaya.

Selain itu, penumpang yang terdampak juga bisa memilih untuk mendopositkan akun (Credit Account) di AirAsia senilai harga tiket semula. Deposit tersebut dapat digunakan untuk pembelian tiket AirAsia lainnya dengan masa berlaku 90 hari.

Opsi lainnya, calon penumpang terdampak bisa refund uang tiket, secara penuh sesuai dengan mekanisme pembayaran yang telah dilakukan (full refund).

Berita Terkait

Buktikan Bali Aman, Para Turis "Selfie" Berlatar Gunung Agung

Dampak Erupsi Gunung Agung, Hari Ini Citilink Batalkan 36 Pene rbangan

5 Destinasi di Bali yang Aman dari Dampak Letusan Gunung Agung

Erupsi Gunung Agung, Penerbangan AirAsia ke Bali dan Lombok Dibatalkan

Dampak Erupsi Gunung Agung, 30 Penerbangan Citilink ke Bali Dibatalkan

Terkini Lainnya

Podo Puzu, Ritual Mistis Suku Kengge di Flores

Podo Puzu, Ritual Mistis Suku Kengge di Flores

Travel Story 04/12/2017, 08:12 WIB < img src="http://assets.kompas.com/crop/7x23:798x551/177x117/data/photo/2017/12/02/2728510577.jpeg" alt="Memasuki Goa Purba hingga Bertemu Anjing Laut di Semenanjung Tasman"/>

Memasuki Goa Purba hingga Bertemu Anjing Laut di Semenanjung Tasman

Travel Story 04/12/2017, 07:21 WIB Mencicipi Dimsum 'Instagramable' di Pusat Hongkong

Mencicipi Dimsum "Instagramable" di Pusat Hongkong

Food Story 04/12/2017, 06:17 WIB Anda Bisa Menginap hingga Menikah di S.E.A. Aquarium

Anda Bisa Menginap hingga Menikah di S.E.A. Aquarium

Travel Story 03/12/2017, 21:06 WIB Menelusuri Sejarah Kelam Tasmania di Port Arthur

Menelusuri Sejarah Kelam Tasmania di Port Arthur

Travel Story 03/12/2017, 20:18 WIB Peringati Maulid Nabi, Banyuwangi Gelar Festival Endog-endogan

Peringati Maulid Nabi, Banyuwangi Gelar Festival Endog-endogan

Travel Story 03/12/2017, 19:08 WIB Pertama Kali Wisata di Jakarta, Ini 5 Hal yang Wajib Dicoba

Pertama Kali Wisata di Jakarta, Ini 5 Hal yang Wajib Dicoba

Travel Story 03/12/2017, 17:20 WIB Liburan di Singapura, Ini 16 Tempat Ibadah untuk Turis Muslim

Liburan di Singapura, Ini 16 Tempat Ibadah untuk Turis Muslim

Travel Story 03/12/2017, 15:06 WIB 3 Destinasi Wisata yang Sulit Berkembang Versi Jusuf Kalla

3 Destinasi Wisata yang Sulit Berkembang Versi Jusuf Kalla

News 03/12/2017, 13:03 WIB Bondan Winarno dan Kenangan Ransum Sop Kepala di Margahayu

Bondan Winarno dan Kenangan Ransum Sop Kepala di Margahayu

Food Story 03/12/2017, 12:05 WIB 'Dessert' Baru dari KitKat Chocolatory Flagship Store, Toky   o

"Dessert" Baru dari KitKat Chocolatory Flagship Store, Tokyo

Jepang Terkini 03/12/2017, 11:36 WIB Jakarta Masuk 10 Kota Terpopuler Versi Instagram Tahun 2017

Jakarta Masuk 10 Kota Terpopuler Versi Instagram Tahun 2017

Travel Story 03/12/2017, 09:05 WIB Jusuf Kalla: Pariwisata Mudah Dikembangkan Karena Jual Rezeki Allah

Jusuf Kalla: Pariwisata Mudah Dikembangkan Karena Jual Rezeki Allah

News 03/12/2017, 07:03 WIB Wapres Minta Menpar Evaluasi Sail Sabang    2017

Wapres Minta Menpar Evaluasi Sail Sabang 2017

News 02/12/2017, 21:08 WIB Jusuf Kalla: Pariwisata Akan Jadi Kebutuhan Kelas Menengah

Jusuf Kalla: Pariwisata Akan Jadi Kebutuhan Kelas Menengah

News 02/12/2017, 20:49 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Denpasar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »