Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan

Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan

Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan Reporter: M Rosseno Aji Editor: Endri Kurnia…

Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan

Polri Gandeng Interpol Buru Anggota MCA ke Korea Selatan Reporter:

M Rosseno Aji

Editor:

Endri Kurniawati

Kamis, 1 Maret 2018 16:34 WIB
Tim Siber Bareskrim Mabes Polri menghadirkan tersangka yang tergabung dalam grup The Family Muslim Cyber Army (MCA) dalam rilis di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, 28 Februari. Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Bareskrim Polri menungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. TEMPO/Amston Probel

Tim Siber Bareskrim Mabes Polri menghadirkan tersangka yang tergab ung dalam grup The Family Muslim Cyber Army (MCA) dalam rilis di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, 28 Februari. Direktorat Tindak Pidana (Dirtipid) Siber Bareskrim Polri menungkap sindikat penyebar isu-isu provokatif di media sosial. TEMPO/Amston Probel

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia akan bekerjasama dengan Kepolisian Korea Selatan dan Interpol untuk menangkap anggota The Family Muslim Cyber Army (MCA), Suhendar Permana yang diduga berada di Korea Selatan. “Melalui interpol nanti ya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto di Mabes Polri, Kamis, 1 Maret 2018.

Kerjasama dengan Interpol dilakukan sebab Indonesia tak memiliki atase kepolisian di negeri ginseng itu. Sedangkan Kepolisian Korea Selatan memiliki atase polisi di Indonesia.

Baca:
The Family MCA Diduga Terkait Pelaksanaan ...
Kata Moeldoko Soal Penangkapan Kelompok Family MCA

Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Fadil Imran mengatakan penyidik batal memburu salah satu anggota The Family MCA yang diduga berada di negara itu. "Pengejaran ke Korea Selatan enggak jadi," kata Fadil di kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, 28 Februari 2018.

The Family MCA merupakan salah satu grup di media sosial yang menyerang akun lawan dengan menyebar virus-virus hingga gawai milik lawan rusak dan memunculkan strategi isu baru untuk lawan. Mereka beranggotakan 177 orang dengan enam admin. "Mereka tim sniper dan inti," ujar Fadil.

Baca juga: Polisi: Karakteristik Kelompok Family MCA Mirip ...

Polisi telah menangkap Muhammad Luth, 40 tahun, Rizki Surya Dharma, 35 tahun, Ramdani Saputra, 39 tahun, Tara Arsih Wijayani, 40 tahun, dan Yuspiadin, 24 tahun. Mereka dicokok di beberapa kota yang berbeda.

Polisi menjerat anggota The Family MCA dengan Undang-Undang Informasi dan T ransaksi Elektronik dan Undang-Undang Tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

ROSSENO AJI NUGROHO | CHITRA PRAMAESTI

Terkait
  • The Family MCA Diduga Terkait Pelaksanaan Pilkada 2018

    The Family MCA Diduga Terkait Pelaksanaan Pilkada 2018

    21 jam lalu
  • Polisi dan Kominfo akan Kerjasama Awasi Aplikasi yang Dipakai The Family MCA

    Polisi dan Kominfo akan Kerjasama Awasi Aplikasi yang Dipakai The Family MCA

    21 jam lalu
  • Terlibat The Family MCA, Tara Asih Diberhentikan UII

    Terlibat The Family MCA, Tara Asih Diberhentikan UII

    23 jam lalu
  • Anggota The Family MCA Tara Asih Dosen Tidak Tetap UII

    Anggota The Family MCA Tara Asih Dosen Tidak Tetap UII

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Kepala BNN Heru Winarko Janji Akan Segalak Budi Waseso

    Kepala BNN Heru Winarko Janji Akan Segalak Budi Waseso

    3 jam lalu
  • KPK: Pengembalian Uang Korupsi Tak Hentikan Pengusutan Kasus

    KPK: Pengembalian Uang Korupsi Tak Hentikan Pengusutan Kasus

    4 jam lalu
  • Ketika Prabowo Hati-hati Tanggapi Usulan Jadi Cawapres    Jokowi

    Ketika Prabowo Hati-hati Tanggapi Usulan Jadi Cawapres Jokowi

    13 jam lalu
  • Presiden PKS Mengaku Ditawari Bergabung Koalisi Jokowi di Pilpres

    Presiden PKS Mengaku Ditawari Bergabung Koalisi Jokowi di Pilpres

    14 jam lalu
  • Foto
  • Presiden Joko Widodo Hadiri Laporan Tahunan MA

    Presiden Joko Widodo Hadiri Laporan Tahunan MA

    16 jam lalu
  • Menteri Sosial Bagikan Bansos untuk Anak-anak Berprestasi

    Menteri Sosial Bagikan Bansos untuk Anak-anak Berprestasi

    17 jam lalu
  • PT KAI Luncurkan Rangkaian Baru Kereta Argo Parahyangan

    PT KAI Luncurkan Rangkaian Baru Kereta Argo Parahyangan

    19 jam lalu
  • Warga Yogyakarta Peringati Serangan Umum 1 Maret 1949

    Warga Yogyakarta Peringati Serangan Umum 1 Maret 1949

    23 jam lalu
  • Video
  • Polda Riau Tangkap 4 Orang Pelaku Pembakaran Lahan

    Polda Riau Tangkap 4 Orang Pelaku Pembakaran Lahan

    3 jam lalu
  • Inilah Pentolan Penyebar Hoax yang Ditangkap Polisi

    Inilah Pentolan Penyebar Hoax yang Ditangkap Polisi

    18 jam lalu
  • Presiden Joko Widodo Melantik Heru Winarko sebagai Kepala BNN

    Presiden Joko Widodo Melantik Heru Winarko sebagai Kepala BNN

    20 jam lalu
  • Dari Bet Tenis Me   ja Hingga Gitar Menhub, Lelang Barang Pejabat

    Dari Bet Tenis Meja Hingga Gitar Menhub, Lelang Barang Pejabat

    20 jam lalu
  • terpopuler
  • 1

    Pimpin BNN, Heru Winarko Akan Mengadopsi Kebijakan KPK

  • 2

    Terlibat The Family MCA, Tara Asih Diberhentikan UII

  • 3

    Ditinggal Heru Winarko, KPK Lelang Jabatan Posisi Deputi Penindakan

  • 4

    Polisi dan Kominfo akan Awasi Aplikasi yang Dipakai The Family MCA

  • 5

    Presiden Jokowi Setuju Abu Bakar Baasyir Dirawat di RSCM

  • Fokus
  • Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

    Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

  • Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

    Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

  • Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

    Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

  • Waduk Pluit dan Ria Rio, Pern   ah Membaik di Masa Jokowi-Ahok

    Waduk Pluit dan Ria Rio, Pernah Membaik di Masa Jokowi-Ahok

  • Terkini
  • Eks Dirut PT DGI Dipindahkan ke Lapas Sukamiskin

    Eks Dirut PT DGI Dipindahkan ke Lapas Sukamiskin

    1 jam lalu
  • Polri Kaji Usulan Status Tahanan Rumah untuk Abu Bakar Baasyir

    Polri Kaji Usulan Status Tahanan Rumah untuk Abu Bakar Baasyir

    1 jam lalu
  • Kata KPK S   oal Sepak Terjang Heru Winarko

    Kata KPK Soal Sepak Terjang Heru Winarko

    2 jam lalu
  • Kepala BNN Heru Winarko Janji Akan Segalak Budi Waseso

    Kepala BNN Heru Winarko Janji Akan Segalak Budi Waseso

    3 jam lalu
  • Radikalisme Marak di Media Sosial, BNPT Minta Masyarakat Waspada

    Radikalisme Marak di Media Sosial, BNPT Minta Masyarakat Waspada

    3 jam lalu
  • Tiga Langkah Prioritas Kepala BNN Heru Winarko

    Tiga Langkah P rioritas Kepala BNN Heru Winarko

    4 jam lalu
  • Soal Family MCA, Mahfud MD: Setiap Pembuat Hoaks Harus Ditangkap

    Soal Family MCA, Mahfud MD: Setiap Pembuat Hoaks Harus Ditangkap

    4 jam lalu
  • Pimpinan KPK Minta Heru Winarko Adopsi Cara Kerja KPK di BNN

    Pimpinan KPK Minta Heru Winarko Adopsi Cara Kerja KPK di BNN

    4 jam lalu
  • Pertemuan AHY dan Ketum Golkar Belum Bahas Koalisi Pemilu 2019

    Pertemuan AHY dan Ketum Golkar Belum Bahas Koa lisi Pemilu 2019

    5 jam lalu
  • KPK: Pengembalian Uang Korupsi Tak Hentikan Pengusutan Kasus

    KPK: Pengembalian Uang Korupsi Tak Hentikan Pengusutan Kasus

    5 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Jumlah Kematian TKW di Malaysia dan TKI Asal NTT

    Kematian TKW asal NTT di Malaysia hanya satu dari puluhan kematian tenaga kerja indonesia asal Nusa Tenggara Timur. Inilah peta asal TKI tersebut.

    Sumber: Google News | Warta 24 Buru Selatan

    Tidak ada komentar