Polisi India Buru Pria yang Masturbasi di Dalam Bus - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Polisi India Buru Pria yang Masturbasi di Dalam Bus

Polisi India Buru Pria yang Masturbasi di Dalam Bus

lolostock Ilustrasi masturbasi����������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������…

Polisi India Buru Pria yang Masturbasi di Dalam Bus

Ilustrasi masturbasilolostock Ilustrasi masturbasi

NEW DELHI, KOMPAS.com - Kepolisian New Delhi, India, mengatakan tengah memburu seorang pria paruh baya yang dituding telah melakukan pelecehan seksual.

Diwartakan Hindustan Times Senin (12/2/2018), pria yang belum diketahui identitasnya itu bermasturbasi dalam dalam bus di Vasant Vihar, kawasan yang terletak di selatan Delhi.

Aksi pria tersebut direkam oleh seorang mahasiswa Universitas Delhi yang duduk di sebelahnya.

Mahasiswa yang tidak identitasnya dirahasiakan itu bercerita, awalnya dia menaiki bus bernomor rute 774, dan berniat pulang Rabu pekan lalu (7/2/2018).

Saat membaca buku, mahasiswa itu merasakan bangkunya berguncang. Saat itulah dia melihat pria di sebelahnya tengah melakukan hal yang tak pantas.

"Saya berteriak dan mengatakan dia tak punya malu. Namun, nampaknya dia mabuk, dan tidak mendengar kata-kata saya," ujar mahasiswa tersebut.

Baca juga : Dokter Jerman Klaim 100 Orang Tewas Tiap Tahun Akibat Masturbasi

Karena itu, si mahasiswi kemudian merekam tingkah gila pria tersebut menggunakan telepon genggamnya.

Perempuan 23 tahun itu melanjutkan, aksi itu dilakukan selama 10 menit. Namun, para penumpang tidak ada yang bergerak untuk membantunya.

Si pria kemudian turun seakan tanpa beban. "Saya kaku. Saya tidak percaya atas apa yang baru saja terjadi pada saya," ujar mahasiswi itu.

Dia kemudian menceritakan kejadian itu pada orangtuanya, dan mendesak mereka agar melapor ke kepolisian.

Namun, karena orangtuanya waswas, mahasiswi ters ebut memilih untuk mengunggah aksi pria itu ke Twitter.

Tidak lupa, dia menandai akun Twitter Perdana Menteri Narendra Modi, Menteri Utama Delhi Arvind Kejriwal, Kepolisian Delhi, dan lembaga negara lain.

Sabtu (10/2/2018), mahasiswi itu akhirnya berada di kantor polisi Vasant Vihar, tempat kejadian itu berlangsung.

Namun, mahasiswi itu mengaku butuh waktu sekitar enam jam hanya untuk membuat laporan pelecehan yang diterimanya.

"Sebagai orang berpendidikan, saya tidak bisa melihat kejadian ini kembali terjadi. Pelaku harus dihukum," tegasnya.

Polisi Vasant Vihar, Monika Bhardwaj membantah polisi terkesan tidak serius dalam menangani kasus tersebut.

"Kami berusaha sekeras yang kami bisa untuk melacak pelaku. Saat ini, kami telah mempunyai foto diri pelaku," kara Bhardwaj.

Sementara NDTV melansir, insiden itu makin menambah kekhawatiran para perempuan di Delhi.

Sebab, pada Juli 2017. seorang perempuan mendapa ti pria yang duduk di sebelahnya tengah masturbasi di bus.

Namun, ketika perempuan itu berkata bakal melaporkannya ke polisi, si pria mengancam bakal memperkosanya.

Selain itu, di 2012, seorang perempuan 23 tahun tewas setelah disiksa, dan diperkosa oleh sekelompok orang di dalam bus.

Baca juga : Masturbasi Tidak Dianjurkan untuk Calon Tentara, Mengapa?


Berita Terkait

Kru American Airlines Pergoki Penumpang yang Masturbasi tetapi...

MA Italia Tetapkan Masturbasi di Depan Umum Bukan Tindak Kriminal

Masturbasi di Depan Pasiennya, Dokter Anestesi Ditangkap

Lakukan Masturbasi di Atas Wajah Pasien, Dokter Dilaporkan ke Polisi

Masturbasi Saat Menonton Film di Bioskop, Wanita Meksiko Ditangkap

Terkini Lainnya

KPU Papua Putuskan Tunda Penetapan Pasangan Calon hingga 20 Februari

KPU Papua Putuskan Tunda Penetapan Pasangan Calon hingga 20 Februari

Regional 12/02/2018, 23:44 WIB KPU Tetapkan Paslon Peserta Pilkada NTB, Kini Ada Paslon dari Jalur Independen

KPU Tetapkan Paslon Peserta Pilkada NTB, Kini Ada Paslon dari Jalur Independen

Regional 12/02/2018, 23:44 WIB Turki Ubah Nama Jalan di Depan Kedubes AS di Ankara

Turki Ubah Nama Jalan di Depan Kedubes AS di Ankara

Internasional 12/02/2018, 23:37 WIB Enam Pasangan Calon Lolos Pilkada Donggala, Satu Pasangan Tidak Memenuhi Syarat

Enam Pasangan Calon Lolos Pilkada Donggala, Satu Pasangan Tidak Memenuhi Syarat

Regional 12/02/2018, 23:25 WIB Merelokasi Warga Asmat?

Merelokasi Warga Asmat?

Regional 12/02/2018, 23:01 WIB Bangladesh Libatkan PBB dalam Pemulangan Pengungsi Rohingya

Bangladesh Libatkan PBB dalam Pemulangan Pengungsi Rohingya

Internasional 12/02/2018, 22:57 WIB Akhir Bulan Ini, Jusuf Kalla Akan Kunjungi Afghanistan

Akhir Bulan Ini, Jusuf Kalla Akan Kunjungi Afghanistan

Nasional 12/02/2018, 22:49 WIB Kecuali Papua, Ini Daftar Pasangan Cagub-Cawagub di 16 Provinsi

Kecuali Papua, Ini Daftar Pasangan Cagub-Cawagub di 16 Provinsi

Nasional 12/02/2018, 22:44 WIB Resmi Ikuti Pilkada Kota Bengkulu, Seorang Perwira TNI Ajukan Pengunduran Diri

Resmi Ikuti Pilkada Kota Bengkulu, Seo rang Perwira TNI Ajukan Pengunduran Diri

Regional 12/02/2018, 22:40 WIB Penerapan ERP di Jakarta, Polisi Siapkan Tilang Lewat Kamera CCTV

Penerapan ERP di Jakarta, Polisi Siapkan Tilang Lewat Kamera CCTV

Megapolitan 12/02/2018, 22:31 WIB KPK Tolak Permohonan 'Justice Collaborator' Auditor BPK Ali Sadli

KPK Tolak Permohonan "Justice Collaborator" Auditor BPK Ali Sadli

Nasional 12/02/2018, 22:24 WIB Saat Anies hingga Amien Rais Mengenang AM Fatwa di Balai Kota...

Saat Anies hingga Amien Rais Mengenang AM Fatwa di Balai Kota...

Megapolitan 12/02/2018, 22:21 WIB Calon Independen Tak Lolos, Pilkada Kota Bandung Hadirkan Tiga Pasangan

Calon Independen Tak Lolos, Pilkada Kota Bandung Hadirkan Tiga Pasangan

Regional 12/02/2018, 22:18 WIB Tak Perlu RPJMDES, Pencairan Dana Desa Cukup Lampirkan RKPDes

Tak Perlu RPJMDES, Pencairan Dana Desa Cukup Lampirkan RKPDes

Nasional 12/02/2018, 22:13 WIB RPJM Desa Tak Dihapus, Birokrasi Pencairan Dana Desa Dipangkas

RPJM Desa Tak Dihapus, Birokrasi Pencair an Dana Desa Dipangkas

Nasional 12/02/2018, 22:12 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Buru Selatan

Tidak ada komentar