Menteri Susi Minta Nelayan Maluku Pasarkan ke Australia - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Menteri Susi Minta Nelayan Maluku Pasarkan ke Australia

Menteri Susi Minta Nelayan Maluku Pasarkan ke Australia

Dibaca kali Oleh Arianto Chandra 12 Februari 2018, 15:46 WIBAmbon - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengarahkan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku agar…

Menteri Susi Minta Nelayan Maluku Pasarkan ke Australia

Dibaca kali

Oleh Arianto Chandra 12 Februari 2018, 15:46 WIB

Ambon - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengarahkan pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku agar memasarkan ikan ke Darwin, Australia Utara, memanfaatkan dibukanya penerbangan Saumlaki, ibu kota kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) ke negara tetangga tersebut oleh maspakai Garuda Indonesia.

Gubernur Maluku Said Assagaff, di Ambon, Senin, mengatakan, Menteri Susi mengarahkan setelah disampaikan bahwa Garuda Indonesia akan membuka rute penerbangan Saumlaki - Darwin.

"Jadi memasarkan ikan itu untuk mengantisipasi kemungkinan tempat duduk (seat) pemumpang belum terisi penuh," ujarnya.

Pertimbangannya, kebutuhan industri ikan di Darwin maupun provinsi lainnya di Australia relatif tinggi sehing ga peluang bisnis ini harus dimanfaatkan Maluku yang memiliki potesi lestari ikan 3,1 juta ton/tahun.

Potensi ikan 1,3 jta ton/tahun ini pun baru dimanfaatkan 560.000/tahun sehingga peluang bisnis ini ditawarkan kepada para investor.

"Investor silahkan berinvestasi di Maluku karena stabilitas keamanan sebagai persyaratan utama tidak menjadi masalah dan Pemprov maupun Pemkab/Pemkot siap memberikan kemudahan," kata Gubernur.

Dia mengakui, dua investor siap menanamkan modalnya untuk ekspor ikan dijadwalkan pada Maret dan April 2018.

"Syukur PT Harta Sumudera melakukan ekspor perdana ke Sidney, Australia pada 16 Januari 2018 dan Singapura 1 Februari 2018 memanfaatkan jasa maspakai penerbangan Garuda Indoensia.

Ekspor ikan tuna segar sirip kuning (yellowfin) ke Sydney lebih dari sepuluh kilogram, sedangkan ke Singapura 54 Kg.

Sedangkan melalui pelabuhan Yos sudarso Ambon pada 11 Februari 2018 sebanyak 12 ton tujuan Vietnam.

"K ami telah menandatangani deklarasi bersama membangkitkan ekspor Maluku pada 12 Februari 2018 sehingga dokumennya diterbitkan di Ambon sehingga tidak lagi di Bali, Surabaya dan Jakarta," kata Gubernur.

Sedangkan, Sales Manager PT Garuda Indonesia Cabang Ambon, Agny Gallus Pratama, mengemukakan program Pemprov Maluku telah disampaikan kepada Dirut maupun jajaran manajemen di pusat.

"Prinsipnya siap mendukung program Pemprov Maluku. Bahkan, pesawat siap dioperasikan," ujarnya.

Hanya saja, masih dipertimbangkan kemungkinan mengajukan permohonan subsidi kepada pemerintah mengantisipasi sewaktu - waktu jumlah penumpang tidak memenuhi seat tersedia.

"Jadi tidak ada masalah soal pengoperasian pesawat dengan tujuan pengembangan potensi sumber daya alam (SDA) Maluku, menyusul Garuda Idonesia mendukung ekspor ikan daerah ini ke Sidney, Australia pada 16 Januari 2018 dan Singapura 1 Februari 2018," tegas Agny.

Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar