KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai ...

KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai ...

Terpopuler Suami Temukan Uang Rp1 M Disembunyikan Istri, Alasannya Bikin TerharuSeorang Petani di Gayo Lues Tewas Dibacok di KebunnyaCabuli Stafnya, Kasatpol PP Ha…

KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai ...

GoAceh Terpopuler Suami Temukan Uang Rp1 M Disembunyikan Istri, Alasannya Bikin TerharuSeorang Petani di Gayo Lues Tewas Dibacok di KebunnyaCabuli Stafnya, Kasatpol PP Halmahera Selatan Mengaku Hanya Bercanda SoccerSOCCERMulianya Hati Bintang Liverpool Mohammed Salah, Minta Polisi Bebaskan Perampok Rumahnya dan Mencarikannya PekerjaanJum'at, 16 Februari 2018 18:11 WIBImages< strong>LONDON - Mohammed Salah Ghaly merupakan salah seorang pemain andalan klub besar liga Inggris, Liverpool. Salah...Soccer Lainnya »OpiniOPINIMemahami Prakiraan Awal MusimJum'at, 02 Februari 2018 15:32 WIBImagesOleh: Febryanto Simanjuntak S.TrBencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, kekeringan, dan puting beliung yang biasanya mengganggu perekonomian...Opini Lainnya »SerbaSerbiSERBASERBIGempa Dahsyat 7,2 SR Guncang Meksiko, Ribuan Warga Berhamburan KetakutanSabtu, 17 Februari 2018 12:41 WIBImagesMEXICO CITY - Gempa bumi dahsya t kembali mengguncang Meksiko, Jumat, 16 Februari 2018 waktu setempat. Gempa...SerbaSerbi Lainnya »Surat PembacaSURAT PEMBACAPungliRIKIRabu, 19 April 2017 15:38 WIBBireuensaya mengharapkan pihak terkait, Polres, Dinas Perhubungan, Bupati, Camat agar menertibkan pungli di kawasan Kecamatan Kutablang yang menyebabkan kemacetan.
Surat pembaca lainnya »Kirim KomentarPollingPOLLINGPopular Hashtag GoNews GroupNenek Sukiyem, Hidup Sebatang Kara Digubuk Reot Tak Layak HuniSabtu, 17 Februari 2018 03:09 WIBgonewsco_rr6hh_41145.jpgKUTAI TIMUR - Sukiyem, seorang nenek miskin warga Desa Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur, harus...GoNews Group Lain nya »ADVERTORIAL Lowongan Kerja di Yayasan Alkhalisul MukhlishinSenin, 25 Desember 2017 08:58 WIBgoaceh_jmxnu_40290.jpgYayasan Alkhalisul Mukhlishin, membuka Lowongan kerja untuk tenaga guru/tenaga pengajar di TPQ/DAYAH SYAIKH RASYID AL-MUKHLISHIN-TKIT-SDIT-SMPIT AL-MUKHLISHIN... Advertorial Lainnya »GALLERY Galeri Foto Dewan Pers Lakukan Verifikasi Faktual GoRiau.comMinggu, 01 Oktober 2017 08:03 WIB3d1d38f4ee3a052593fec57qj-83725.jpgPEKANBARU - Dewan Pers sebagai otoritas pengawas dan regulator di bidang media massa di Indonesia melakukan... Gallery Lainnya »CatRAGAM Tahun Anjing Tanah, Momen Membangun Kembali Bisnis yang TerpurukJum'at, 16 Februari 2018 21:02 WIBJAKARTA - Menurut kalender China, hari ini, Jumat (16/2/2018), sudah memasuki tahun baru 2569. Shio tahun... Ragam Lainnya »Video
Video lainnya CatKONSULTASI KESEHATANManfaatkan Air Daun Seledri untuk GinjalSelasa, 31 Oktober 2017 13:17 WIBImagesJAKARTA - Punya sumber daya alam yang mampu mengatasi beberapa masalah kesehatan, masyarakat Indonesia patut berbangga...Konsultasi Kesehatan Lainnya »agendaDIREKTORI
  • Coffee
  • Hotel
  • Pos Polisi
  • Restoran dan Rumah Makan
  • Rumah Sakit
Indeks BeritaINDEKS BERITA Home > Berita > GoNews GroupKabar KemenPUPR KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai di Seram Bagian Barat, Maluku
KemenPUPR Anggarkan Rp 11,95 Miliar untuk Padat Karya Tunai di Seram Bagian Barat, Maluku
Menteri Basuki saat menemani Presiden Jokowi ke Lokasi pembangunan di Maluku. (humas)
Kamis, 15 Februari 2018 23:13 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan Program Padat Karya Tunai (PKT) irigasi di Desa Gemba Waimital, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Pulau Seram, Provinsi Maluku. Kegiatan yang dilakukan berupa pembangunan saluran irigasi kecil sepanjang 3,6 km. Jumlah pekerja yang terlibat sebanyak 150 orang dari 6 kelompok petani pemakai air setempat selama 50 hari. Lokasi tersebut menjadi lokasi PKT yang dikunjungi Presiden Joko Widodo di Provinsi Maluku pada Rabu, (14/2). loading... Turut mendampingi yakni Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Maluku Said Assagaff, dan Bupati Seram Bagian Barat Muhammad Yasin Payapo. Ads Presiden Jokowi menyusuri sawah untuk menuju lokasi pekerjaan yang dilakukan oleh para petani setempat. Presiden terlihat berbincang dengan para petani yang tengah mengerjakan saluran irigasi. "Pertama kita ingin Padat Karya Tunai ini bisa mendistribusi anggaran langsung ke masyarakat di desa sehingga tingkat konsumsi, tingkat daya beli masyarakat menjadi naik. Kemudian yang kedua juga dengan cara yang sangat produktif ini, kita ingin jalan produksi di sawah, irigasi kita perbaiki. Sehingga kita harapkan ada manfaatnya, tidak hanya satu, dua, atau tiga saja, akan tetapi banyak manfaat dari Padat Karya Tunai ini," ujar Presiden. PKT irigasi ya ng ditinjau merupakan bagian dari Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Irigasi tersebut mengairi areal sawah seluas 43 ha yang merupakan bagian dari Daerah Irigasi Kairatu. Di Kabupaten SSB, Kementerian PUPR juga melaksanakan Program PKT jalan produksi melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang anggarannya berada di Direktorat Jenderal Cipta Karya. Kegiatan berupa pembangunan jalan produksi untuk memudahkan pengangkutan hasil pertanian sepanjang 1.095 meter dengan nilai Rp 600 juta. Jumlah pekerja terlibat sebanyak 88 orang yang dibagi dalam 4 kelompok tani setempat. Upahnya sebesar Rp 120.000 dengan waktu pelaksanaan selama 3 bulan. Program PKT lainnya adalah pemeliharaan jalan yang dilakukan melalui anggaran Direktorat Jenderal Bina Marga diantaranya berupa pemotongan rumput, pembersihan drainase, serta pengecatan median jalan. Alokasi anggaran program padat karya Kementerian PUP R di Kabupaten Seram Bagian Barat terbagi melalui P3TGAI di 13 lokasi senilai Rp 2,9 miliar yang dikerjakan 25 orang per lokasi selama 60 hari, pemeliharaan jalan sepanjang 292 km senilai Rp 5,4 miliar, PISEW di 4 lokasi/kecamatan dengan anggaran Rp 2,4 miliar dan perbaikan rumah tidak layak huni melalui program rumah swadaya bagi 500 unit senilai Rp 1,25 miliar. Pada kesempatan tersebut Menteri Basuki didampingi Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Agung Djuhartono, Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Rina Farida, Kepala BPJN XVI Ambon Satrio Sugeng Prayitno, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Hariyono Utomo serta Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.***
Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Pemerintahan
Berita Terkait
  • Senin, 11 Desember 2017 19:37 WIBKabar KemenPUPRRehabilit asi 4 Venue Asian Games di GBK Telah Selesai
  • Sabtu, 10 Februari 2018 14:18 WIBPembangunan Tol Padang - Pekanbaru Dimulai, KemenPUPR Targetkan Selesai 2023
  • Selasa, 12 Desember 2017 07:04 WIBKabar KemenPUPRKementerian PUPR Tingkatkan Kualitas dan Profesionalisme dalam Pengadaan Barang dan Jasa
  • Senin, 11 Desember 2017 11:37 WIBkabar KemenPUPRMenteri Basuki Dampingi Wapres JK Tinjau Venue Asian Games di Palembang
  • Senin, 11 Desember 2017 12:05 WIBKabar KemenPUPRPresiden Jokowi Minta Percepatan Pemulihan Dampak Bencana
  • Senin, 11 Desember 2017 11:33 WIBkabar KemenPUPRMenteri Basuki: DWP Punya Peran Besar Menjauhkan Keluarga dari Narkoba dan Korupsi
  • Senin, 11 Desember 2017 11:59 WIBkabar KemenPUPRSambangi Jatim dan Yogyakarta, Presiden Pastikan Penanggulangan Bencana Tertangani dengan Baik
  • Senin, 11 Desember 2017 11:53 WIBkabar KemenPUPRKementerian PUPR Perbaiki Infrastruktur yang Rusak Akibat Banjir di Gunung Kidul, Pacitan dan Wonogi ri
  • wwwwwwSumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

    Tidak ada komentar