Gubernur sebut kebijakan Menteri Susi penyebab kemiskinan tinggi di Maluku - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gubernur sebut kebijakan Menteri Susi penyebab kemiskinan tinggi di Maluku

Gubernur sebut kebijakan Menteri Susi penyebab kemiskinan tinggi di Maluku

Merdeka > Uang …

Gubernur sebut kebijakan Menteri Susi penyebab kemiskinan tinggi di Maluku

Merdeka > Uang Gubernur sebut kebijakan Menteri Susi penyebab kemiskinan tinggi di Maluku Sabtu, 3 Februari 2018 17:00 Reporter : Anggun P. Situmorang Menteri Susi Pudjiastuti. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Gubernur Maluku, Said Assagaff mengatakan, moratorium perikanan yang ditetapkan oleh Menteri Kelautan dan Perikana n, Susi Pudjiastuti berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan di daerah tersebut. Moratorium menyebabkan tingkat kemiskinan relatif tinggi karena terjadi pengangguran.

"Tingginya kemiskinan di Maluku dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat dan terasa adalah dampak moratorium perikanan yang dilakukan Menteri Susi," ujar Said seperti dikutip Antara di Jakarta, Sabtu (3/2).

Said mengakui, kebijakan moratorium perikanan sangat terasa di Maluku. Di mana akibatnya ikan yang disimpan pada cold storage saat ini relatif kurang.

"Akibatnya tenaga kerja di cold storage dikurangi bervariasi 70 sampai 75 persen sehingga mengakibatkan tingkat pengangguran tinggi dan berdampak terhadap kemiskinan," jelasnya.

Oleh karena itu, Menteri Susi diminta agar memberikan ketegasan soal batas waktu pemberlakuan moratorium perikanan. "Menteri Susi hanya melihat dari satu sisi, tapi seorang Gubernur dari berbagai aspek," jelas Said.

Angka kemi skinan Maluku pada September 2017, tercatat masih 18,29 persen. Ini karena tiga kabupaten di wilayah Selatan yakni Maluku Barat Daya (MBD) angka kemiskinan masih 29 persen serta Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kepulauan Aru masing - masing 28 persen.

"Saya mengharapkan Bupati dan Wakil Bupati tiga kabupaten dengan dukungan DPRD mau kerja keras menurunkan angka kemiskinan bervariasi 23 sampai 24 persen. Itu berarti, angka kemiskinan di Maluku bisa turun hingga 15 persen," jelas Said.

Said berharap, moratorium perikanan secepatnya dicabut dengan didukung jalinan koordinasi, sinkronisasi dan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). "Saya instruksikan pimpinan OPD agar intensif melakukan inovasi dalam berkarya," tandasnya.

[idr]

Baca Juga:
Saat Susi naik mobil orasi di depan Istana usai rapat bareng JokowiPenenggelaman kapal ala Menteri Susi, didukung rakyat dikritik pejabatKKP l indungi pembudidaya ikan kecil dengan asuransi perikananMenteri Susi soal kasus impor garam: Ada permainan yang menjebakSusi: Kesuksesan tak akan didapat dalam pemberantasan pencuri ikanBlak-blakan Menteri Susi soal foto tidur di bandara AS bikin hebohFoto Menteri Susi ketiduran di bandara viral di media sosial
Topik berita Terkait:
  1. Menteri Kelautan Dan Perikanan
  2. Kemiskinan
  3. Ekonomi Indonesia
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini
  • Sah jadi paslon Gubernur Sulsel, NH-Aziz zikir bersama masyarakat

  • Pilkada Lebak diikuti calon tunggal, petahana Iti-Ade tak ada lawan

  • Blusukan ke pasar, Gus Ipul tampung suara pedagang

Rekomendasi

Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Barat Daya

Tidak ada komentar