PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik

PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik

PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik Oleh : Herry Barus | Rabu, 03 Januari 2018 - 14:21 WIBPT Pelni (Persero)Berita TerkaitPelni Tambah Frekuensi Pelayaran Selama Libur Nata…

PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik

PT Pelni Siapkan Empat Kapal Layani Arus Mudik

Oleh : Herry Barus | Rabu, 03 Januari 2018 - 14:21 WIB

PT Pelni (Persero)
PT Pelni (Persero)

Berita Terkait

PT Pelni (Persero)
Pelni Tambah Frekuensi Pelayaran Selama Libur Natal-Tahun Baru
PT Pelni Tidak Tambah Armada Angkut Arus Balik Lebaran
Sambut Lebaran, Pelni Tambah Kapal Pengangkut Pemudik Rute Balikpapan-Surabaya

INDUSTRY.co.id - Ambon- PT.Pelni Cabang Ambon mempersiapkan empat kapal putih untuk melayani arus balik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) terutama arus penumpang dari Ambon menuju Papua.
"Jadi kami siapkan empat kapal yang akan melayani arus balik yang diperkirakan akan terjadi pada hari Jumat tanggal 5 Januari 2018," kata Kepala Operasi PT.Pelni Cabang Ambon Djasman, Rabu (3/1/2017)
Ke empat kapal itu masing-masing KM.Tidar, KM.Ngapulu, KM.Cerimai, KM.Kalimutu nantinya akan berlayar dari pelabuhan Ambon menuju Papua dengan menyinggahi pelabuhan Sorong sampai dengan Jayapura.
Setelah itu kembali lagi ke Ambon dan kembali lagi menuju Papua, jadi setelah tiba di Ambon tidak berlayar lagi ke barat tetapi kembali ke timur.
"Dari ke empat kapal itu dua diantaranya KM.Tidar, KM.Ngapulu setelah tiba di pelabuhan Ambon harus melayani penumpang ke arah Maluku Tenggara nanti setelah kembali baru berlayar lagi menuju Papua," ujarnya.
Ditanya perkembangan arus mudik yang nantinya akan terjadi, Djasman mengatakan, tidak akan terjadi penumpukan penumpang, sebab dengan adanya rekajasa trayek semuanya pasti akan terlayani dengan baik.
"Jadi para penumpang bisa terurai, bahkan bisa menunggu kapal kembali, dan itu terjadi sejak tanggal 24 Desem ber dengan adanya rekajasa trayek itu, jadi penumpang tidak memaksakan dalam satu tanggal keberangkatan itu harus ikut berlayar," ujarnya.
Apalagi dalam arus balik Natal dan Tahun baru terjadi sembilan trayek rekajasa, lanjutnya, jadi penumpang tidak akan menumpuk.
"Yang jelas sampai sekarang ini tidak ada calon penumpang kapal Pelni yang tidak kebagian tiket, sebab semuanya terlayani dengan baik," ujarnya.
Dengan demikian terhitung tanggal 5 Januari 2018 terjadi arus balik ada dua kapal yang akan berlayar dari Ambon menuju Papua yakni KM.Tidar dan KM.Cerimai, sedangkan pada tanggal 8 Januari 2018 KM.Ngapulu akan berlayar ke Maluku Tenggara.
Djasman menambahkan, selain empat kapal itu di besok hari ada juga kapal KM.Gunung Dempo yang akan menyinggahi pelabuhan setelah melakukan pelayaran dari pelabuhanh Makasar menuju Ambon dan lanjut ke Sorong, Manokwari terus ke Jayapura dan kembali lagi ke wilayah barat tidak menyinggahi pelabuhan Ambon.
"T etapi sangat menguntungkan sebab sudah bisa membantu arus balik di kawasan timur, sebab hanya satu kali pelayaran, KM.Gunung Dempo ini tidak kembali lagi ke jalur timur, hanya satu kali ini saja," ujarnya. (Ant)

Baca Juga

Presiden Jokowi Resmikan Pengoperasian KA Bandara Soetta
Arus Petikemas Keluar NTT Capai 10 Persen
KCI Operasikan 23 KRL Tambahan Pergantian Tahun
Tren Belanja Online Meningkat, TIKI Luncurkan Kembali Layanan Jemput…
Kembangkan Potensi Ekonomi, Bandara Supadio Sebagai Sub Penghubung…

Industri Hari Ini

Pesawat Garuda Indonesia (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

Rabu, 03 Januari 2018 - 18:45 WIB

Empat Kali Sehari, Garuda Layani Penerbangan ke Wakatobi

Untuk m emperluas jaringan ke berbagai destinasi wisata dan mempermudah wisatawan untuk mengunjungi berbagai destinasi di Indonesia, maskapai penerbangan Nasional, Garuda Indonesia membuka rute…

Ilustrasi Surat Utang Negara (SUN) (Antaranews.com)

Rabu, 03 Januari 2018 - 18:00 WIB

Lelang SUN Awal Tahun Serap Rp25,5 Triliun

Pemerintah menyerap dana Rp25,5 triliun dari lelang lima seri Surat Utang Negara (SUN) pada awal tahun 2018 untuk memenuhi sebagian pembiayaan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016…

Taman Nasional Komodo (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 03 Januari 2018 - 17:15 WIB

Wisman Asal Swedia ditemukan Meninggal di Pulau Mauwan

Satu lagi kecelakaan terjadi pada wisatawan yang berkunjung ke Indonesia. Dikabarkan wisatawan asal Swedia, Patrice Cyrille Marie Wort h (76), yang hilang saat menyelam di Pulau Mauwan, Perairan…

Tempat Wisata di Thailand (Foto: packist)

Rabu, 03 Januari 2018 - 17:00 WIB

Ini 7 Hal yang Perlu Para Pelancong Ketahui Jika Berkunjung ke Thailand

ika Anda berniat untuk pertama kali mengunjungi Thailand di tahun 2018 ini, dan masih bingung tentang destinasi wisata ataupun kebijakan atau peraturan bahkan kebiasaan orang-orang Thailand,…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Rabu, 03 Januari 2018 - 16:19 WIB

Sektor Manufaktur Masih Jadi Kontributor Terbesar Perekonomian Indonesia

Sektor manufaktur masih merupakan kontributor terbesar bagi perekonomian nasional. Pasalnya, sektor tersebut hingga kini masih memberikan peningkatan nilai tambah bahan, penyerapan tenaga kerja…

selengkapnya

Industri Populer

1
Melanjutkan Bisnis Hulu Migas Nasional
2
PSSI Pertegas Piala Presiden Hanya Untuk Liga 1
3
Gub Sumsel Alex Optimis MotoGP Bakal Terwujud 2019
4
Gempa 5,0 SR Guncang Kaur Bengkulu
5
Puluhan Anggota Hippo Family Jepang Nikmati Liburan Akhir Tahun di Ciawi
6
Tito: Freeport Kalau Sayang Indonesia, Listed Dong
7
Realisasi KEK Tanjung Api-Api, Sumsel Harus Wujudkan Industri Hilir
8
2018 Belum Ada Kepastian Bank Papua Beri Dukungan ke Persipura
9
Sjamsoe Fadjar Indra CEO PT Trisinar Indopratama Beberkan Rahasia Membesarkan Technoplast
10
Pakar Fengshui: Selain Properti, Bisnis Ini Tetap Moncer di Tahun Anjing Tanah

Magazine

Menyambut Periode Keemasan Industri Perbankan Syariah

Majalah Industry

Desember 2017
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

 Salis S. Aprilian, Technical Expert/Strategic Advisor, Direktorat Gas & EBT, PT Pertamina (Persero) dan Pemerhati Migas (dok INDUSTRY.co.id)
Melanjutkan Bisnis Hulu Migas Nasional
Fahmy Radhi, Pengamat Ekonomi E   nergi UGM (Foto Dok Industry.co.id)
Antara Pemberian Blok Mahakam dan Penugasan BBM
Jaya Suprana. (Foto: IST)
Refleksi Nawa Cita dalam Agraria, Pedesaan, Pertanian, dan Pangan
Ustaz Abdul Somad (panjimas)
"Ustad ABDUL SOMAD: THE PHENOMENON"
Stanislaus Riyanta
Refleksi 2017: Kualitas Indonesia Membaik
Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar