Megawati: PDI-P Disebut Partai Polisi, Apa Tidak Marah Pak Tito? - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Megawati: PDI-P Disebut Partai Polisi, Apa Tidak Marah Pak Tito?

Megawati: PDI-P Disebut Partai Polisi, Apa Tidak Marah Pak Tito?

MAULANA MAHARDHIKA Ketua umum Partai PDI-P Megawati Soekarnoputri mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pilgub mendatang di Kantor DPP PDI-P, Jalan Dip…

Megawati: PDI-P Disebut Partai Polisi, Apa Tidak Marah Pak Tito?

Ketua umum Partai PDI-P Megawati Soekarnoputri mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pilgub mendatang di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (04/01/2018). Terdapat cagub dan cawagub untuk lima provinsi yang disiapkan, antara lain provinsi Sumatera Utara, Papua, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.MAULANA MAHARDHIKA Ketua umum Partai PDI-P Megawati Soekarnoputri mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur untuk pilgub mendatang di Kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (04/01/2018). Terdapat cagub dan cawagub untuk lima provinsi yang disiapkan, antara lain provinsi Sumatera Utara, Papua, Lampung, Nusa Tenggara Barat, dan Maluku Utara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri membantah partainya disebut partai polisi. Mega mengakui ada perwira tinggi atau mantan anggota Polri yang akhirnya diusung menjadi kepala daerah.

Namun, menurut Mega, PDI Perjuangan tidak pernah secara khusus menentukan kepala daerah yang diusung harus dari latar belakang Polri. Bahkan, menurut Mega, banyak mantan perwira tinggi TNI yang diusung oleh partainya.

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato pengumuman pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur yang diusung PDI Perjuangan di Kantor DPP PDI Perjuangan di Lenteng Agung, Jakarta, Minggu (7/1/2018).

"Dibilang katanya PDI-P partai polisi. Apa enggak marah Pak Tito itu?" kata Mega yang disambut tawa para kader PDI Perjuangan.

Baca juga : PDI-P Usung Irjen Safaruddin di Pilkada Kalimantan Timur

Menurut M ega, ada yang sengaja membentuk opini bahwa PDI Perjuangan tidak dekat dengan institusi TNI. Upaya tersebut untuk membuat seolah-olah terdapat beda perlakuan antara Polri dan TNI.

Padahal, menurut Mega, partainya cukup banyak mengusung mantan perwira tinggi TNI. Misalnya, dalam putaran pilkada kali ini, PDI Perjuangan mengusung Mayor Jenderal TNI (Purn) TB Hasanuddin untuk menjadi calon gubernur Jawa Barat.

PDI Perjuangan juga pernah mengusung Letnan Jenderal TNI (Purn) Sutiyoso sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kemudian, Mayor Jenderal TNI (Purn) Imam Utomo Soeparno menjadi Gubernur Jawa Timur.

Selain itu, masih banyak nama-nama mantan perwira TNI yang pernah diusung PDI Perjuangan menjadi kepala daerah.

"Siapa yang bilang PDI-P enggak dekat dengan TNI?" Kata Mega.

Kompas TV PDI Perjuangan Minggu (7/1) siang mengumumkan lima pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada 2018. Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
  • Pilkada Serentak 2018

Berita Terkait

PDI-P Sebut Pilkada Jateng Menarik karena Diramaikan Sekelas Menteri, Panglima dan Jenderal Polisi

Jaring Jenderal Aktif di Pilkada, Parpol Dinilai Gagal Lakukan Kaderisasi

Jenderal TNI-Polri Ikut Pilkada, Harus Serahkan Tiga Dokumen Ini

Jenderal TNI-Polri Ikut Pilkada, Bawaslu Imbau Tak Ada yang Curi Start

Terkini Lainnya

PDI-P Umumkan Jagoan pada Pilkada di 7 Kabupaten/Kota di Jateng, Inilah Mereka...

PDI-P Umumkan Jagoan pada Pilkada di 7 Kabupaten/Kota di Jateng, Inilah Mereka...

Regional 08/01/2018, 07:51 WIB Berita Terpopuler: Restoran Korut di China Bakal Tutup, hingga Tabrakan Kapal Tanker

Berita Terpopuler: Restoran Korut di China Bakal Tutup, hingga Tabrakan Kapal Tanker

Internasional 08/01/2018, 07:32 WIB Sandiaga Lari Pagi Bareng Menteri Rini di Monas

Sandiaga Lari Pagi Bareng Menteri Rini di Monas

Megapolitan 08/01/2018, 07:22 WIB Akankah 'Kemesraan' PDI-P dan Demokrat di Pilkada 2018 Berlanjut hingga 2019?

Akankah "Kemesraan" PDI-P dan Demokrat di Pilkada 2018 Berlanjut hingga 2019?

Nasional 08/01/2018, 07:12 WIB Perahu Terbalik di Perairan Mataram, Enam Nelayan Hilang

Perahu Terbalik di Perairan Mataram, Enam Nelayan Hilang

Regional 08/01/2018, 06:58 WIB Untuk Pertama Kali, Jokowi Bertandang ke Pulau Rote

Untuk Pertama Kali, Jokowi Bertandang ke Pulau Rote

Nasional 08/01/2018, 06:53 WIB Lingkungan Keras Bantu Stefer Rahardian Jadi Petarung yang Tangguh

Lingkungan Keras Bantu Stefer Rahardian Jadi Petarung yang Tangguh

Olahraga 08/01/2018, 06:53 WIB Diusung Demokrat di Pilkada Jateng, Ganjar Dapat 'Wejangan' dari SBY

Diusung Demokrat di Pilkada Jateng, Ganjar Dapat "Wejangan" dari SBY

Nasional 08/01/2018, 06:42 WIB Di Gunungkidul, Pengunjung Temukan Penyu Mati di Pantai Sepanjang

Di Gunungkidul, Pengunjung Temukan Penyu Mati di Pantai Sepanjang

Regional 08/01/2018, 06:42 WIB 3.250 Personel TNI-Polri Amankan Kunjungan Jokowi ke NTT Hari Ini

3.250 Personel TNI-Polri Amankan Kunjungan Jokowi ke NTT Hari Ini

Regional 08/01/2018, 06:20 WIB SBY: Mari Kita Berkompetisi Secara Sehat dan Kesatria

SBY: Mari Kita Berkompetisi Secara Sehat dan Kesatria

Nasional 08/01/2018, 06:19 WIB Drama dan Jenderal Aktif TNI AD dan Polri di Pilkada 2018

Drama dan Jenderal Aktif TNI AD dan Polri di Pilkada 2018

Nasional 08/01/2018, 06:07 WIB Terpopuler: Ahok Gugat Cerai Veronica dan PDI-P yang Tak Usung Ridwan Kamil

Terpopuler: Ahok Gugat Cerai Veronica dan PDI-P yang Tak Usung Ridwan Kamil

Nasional 08/01/2018, 06:03 WIB Sebagian Wilayah Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Sebagian Wilayah Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Megapolitan 08/01/2018, 06:01 WIB Sandiaga: Gaji Pak Ogah Tidak Dianggarkan pada APBD 2018

Sandiaga: Gaji Pak Ogah Tidak Dianggarkan pada APBD 2018

Megapolitan 08/01/2018, 05:28 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar