Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta

Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta

HomeBeritaEnergiEnergi Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta “Pak Bupati sudah menyatakan, walaupun ini dialokasikan perk…

Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta

  • Home
  • Berita
  • Energi

Energi

Lokasi Kilang Masela Terhambat Kebun Tebu Milik Perusahaan Jakarta “Pak Bupati sudah menyatakan, walaupun ini dialokasikan perkebunan tebu, tapi kalau diperlukan Inpex untuk Masela maka akan dilepas,” ujar Amien. Migas ilustrasi. Sabtu 6/1/2018, 07.00 WIB Anggita Rezki Amelia Realisasi Pengeboran Sumur Ekplorasi Hanya 40% dari Target 9 Kontraktor Migas Tak Berhasil Capai Target Lifting Revisi Permen Gross Split Ditargetkan Rampung Pertengahan Januari

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) tengah menghad api kendala lahan dalam proyek pengembangan blok Masela. Salah satu calon lokasi pembangunan kilang terhambat perkebunan tebu.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan lahan perkebunan tebu yang akan menjadi lokasi kilang Masela dikuasai perusahaan yang bukan berasal dari Maluku. “Kami dapat informasi lokasi yang akan dipakai itu sudah dialokasikan untuk perkebunan tebu oleh sebuah perusahaan dari Jakarta,” kata dia di Jakarta, Jumat (5/1).

Daftar newsletter Katadata sekarang! Dapatkan berita terbaru pilihan kami melalui email Anda setiap hari (Senin - Jumat). Saya setuju untuk menerima promosi dari produk & layanan Katadata. Kode Keamanan Baru Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya. Alamat email Anda telah terdaftar Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA Maaf Telah terjadi ke salahan pada sistem kami. Silahkan coba beberapa saat lagi Silahkan mengisi alamat email Silahkan mengisi alamat email dengan benar Masukkan kode pengaman dengan benar Silahkan mengisi captcha

Adapun lokasi kilang ini nantinya berada di Maluku Tenggara Barat. Ini berdasarkan kesepakatan antara pemerintah daerah yang beririsan dengan proyek lapangan Abadi.

Menurut Amien, awal tahun lalu, memang masih ada perselisihan antara bupati Maluku Tenggara Barat (MTB) dan bupati Maluku Barat Daya. Keduanya menginginkan agar kilang Masela dibangun di daerahnya.

Untuk menyelesaikan pertikaian itu, maka tim SKK Migas kemudian berkunjung ke Maluku Barat Daya bertemu dan berdiskusi dengan bupati. Setelah itu dilanjutkan berkeliling mengunjungi lokasi.

Dari pertemuan itu kemudian diputuskan mengenai lokasi kilang. “Terus dari sana bisa terima kalau lokasinya ada di Maluku Tenggara Barat. Jadi ini satu tahap bagus, cuma di MTB ada informasi baru yang perkebunan tebu baru,â € ujar Amien.

Amien mengatakan saat ini SKK Migas sedang mempelajari perusahaan yang memiliki lahan tebu tersebut. Selain itu, juga bekerja sama dengan pemerintah daerah menyelesaikan permasalahan tersebut.

(Baca: Menteri ESDM Minta Pemda Maluku Awasi Calo Tanah Proyek Masela)

Menurut Amien, pemerintah daerah siap membantu permasalahan lahan tersebut. “Pak Bupati sudah menyatakan, walaupun ini dialokasikan perkebunan tebu, tapi kalau diperlukan Inpex untuk Masela maka akan dilepas,” ujar dia.

Artikel Terkait Realisasi Pengeboran Sumur Ekplorasi Hanya 40% dari Target Sepanjang tahun 2017, pengeboran sumur eksplorasi hanya terlaksana 54 sumur dari target rencana kerja dan anggaran (RKA) 138 sumur. 9 Kontraktor Migas Tak Berhasil Capai Target Lifting Salah satu penyebab blok-blok tersebut tidak mencapai target lifting adalah kondisi sumur yang sudah tua. Revisi Permen Gross Split Ditargetkan R ampung Pertengahan Januari “Permen itu nanti akan mengatur bagaimana nanti kalau Kontraktor mengeluarkan pajak-pajak tidak langsung, maka akan diganti oleh split,” kata Susyanto.

Berita Terpopuler

Nasional Jokowi Ajak Cak Imin Resmikan Kereta Bandara, Ada Apa? Biasanya, kalaupun ada politisi, hanya Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri lah yang mendampingi ... Nasional Sempat Bimbang, Megawati Akhirnya Restui Djarot Ikut Pilgub Sumut Megawati Sukarnoputri mengatakan sempat bimbang dan kesulitan mencari sosok yang akan diusung dalam ... Nasional Tak Mau NU Pecah, Yenny Wahid Tolak Pinangan Prabowo di Pilgub Jatim Apabila Yenny Wahid maju dalam pilgub Jawa Timur, diprediksikan membuat suara NU terpecah. Energi Akhir Sejarah Total E&P di Blok Mahakam Setelah 50 tahun dikelola Total E&P, Blok Mahakam diambilalih oleh Pertamina mulai 1 Januari 2018.

Opini

A. Rinto Pudyantoro Rinto

Nasib Investasi Hulu Migas Pasca Terbitnya Aturan Pajak Gross Split

Prahoro Nurtjahyo Prahoro

Menjawab Keraguan Terhadap Gross Split

Fahmy Radhi Fahmy Radhi

Menggugat Survei Fraser Berdasarkan Manfaat Gross Split

Madjedi Hasan Madjedi Hasan

Potensi Masalah Skema Kontrak Bagi Hasil Gross Split

Kishore Mahbubani Kishore

Sistem Pendidikan Perlu Adaptasi dengan Disrupsi Teknologi

Baca juga migas Energi Realisasi Pengeboran Sumur Ekplorasi Hanya 40% dari Target Deddy Mizwar Nasional Diusung Golkar Jadi Cagub Jabar, Deddy Mizwar Diminta Dukung Jokowi Rig Energi 9 Kontraktor Migas Tak Berhasil Capai Target Lifting Tom Lembong Industri Jokowi Beri Tenggat Agar Integrasi Izin Usaha Berjalan Mulai Maret Infomark Memban   gun Indonesia Sentris Infomark Membangun Indonesia Sentris Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru Infomark Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru PROPER: Pertamina Berkomitmen Terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup Infomark Komitmen Pertamina Terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup Mendukung Pembangu   nan Sektor Strategis Nasional Infomark Mendukung Pembangunan Sektor Strategis Nasional Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Barat Daya

Tidak ada komentar