Ingin Kuasai Lahan Warga, Perusahaan Daerah Milik Pemprov ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Ingin Kuasai Lahan Warga, Perusahaan Daerah Milik Pemprov ...

Ingin Kuasai Lahan Warga, Perusahaan Daerah Milik Pemprov ...

Kompas.com/Rahmat Rahman Patty Lahan eks Hotel Anggrek yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon.�����������������������������������…

Ingin Kuasai Lahan Warga, Perusahaan Daerah Milik Pemprov ...

Lahan eks Hotel Anggrek yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon.Kompas.com/Rahmat Rahman Patty Lahan eks Hotel Anggrek yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirimau, Ambon.

AMBON, KOMPAS.com â€" Upaya Pemerintah Provinsi Maluku melalui Perusahaan Daerah (PD) Panca Karya untuk menguasai lahan warga seluas 1,4 hektar yang berada di Jalan Ahmad Yani, kawasan Batu Gajah, Kecamatan Sirima, Ambon, ditentang ahli waris pemilik lahan.

Pemilik lahan yang tidak terima lahannya akan direbut PD Panca Karya akhirnya melaporkan perusahaan milik Pemprov Maluku itu ke polisi. Pemilik lahan kesal karena Pemprov Maluku telah menggunakan dokumen palsu untuk melakukan banding ke Mahkamah Agung terkait sengketa lahan tersebut.

Kuasa hukum pemilik lahan eks lahan Hotel Anggrek, Johanis Leatemia dan Elizabeth Tutupary, kepada wartawan, mengatakan, terkait kasus tersebut, Pengadilan Negeri Ambon telah memenangkan ahli waris pemilik lahan, Marthin Stevanus Muskita, dan mengeluarkan perintah eksekusi atas lahan tersebut sejak tahun 2011. Ahli waris pemilik lahan juga telah memenangi kasus tersebut di tingkat kasasi.

Namun, kata Leatemia, pemilik lahan hingga kini belum dapat menikmati lahan itu karena PD Panca Karya melakukan upaya peninjauan kembali ke Mahkamah Agung dengan menggunakan Dokumen Hak Guna Bangunan 99 yang ternyata palsu.

Menurut dia, HGB itu telah menyeret mantan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Ambon ke penjara karena terbukti di pengadilan memanipulasi dokumen yang digunakan Pemprov Maluku itu.

†œPemerintah Provinsi Maluku menggunakan dokumen yang palsu. Mereka melakukan PK dengan HGB 99 yang ternyata telah dinyatakan palsu oleh hakim di pengadilan dengan putusan pidana nomor 139/PID.B2014,” kata Leatemia, Jumat (5/1/2018).

Baca juga: Ribuan Masyarakat Adat Semangus Duduki Lahan Sengketa di Musi Rawas

Dia mengungkapkan, di lahan seluas 2,4 hektar itu tidak ada bangunan milik Pemprov Maluku. Namun, anehnya, pemerintah daerah malah mengajukan gugatan dengan menggunakan HGB yang ternyata dipalsukan.

“Bagi kami, tindakan Pemprov Maluku ini merupakan upaya menguasai lahan warga yang sah,” ujar dia.

Leatemia menambahkan, saat ini ahli waris telah melaporkan penggunaan dokumen palsu oleh Pemprov Maluku itu ke Polres Pulau Ambon dan sejauh ini Direktur PD Panca Karya telah diperiksa terkait kasus tersebut.

“Direktur PD Panca Karya Afras Pattisahusiwa telah diperiksa sebanyak tiga kali. Pada Kamis kemarin, dia juga diperik sa selama 4 jam oleh penyidik,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon AKP Teddy membenarkan bahwa dalam pemeriksaan yang dilakukan penyidik, Direktur PD Panca Karya mengakui jika ada indikasi keterlibatan Biro Hukum Setda Maluku terkait dokumen palsu tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, Afras mengakui bahwa ada indikasi keterlibatan Biro Hukum Setda Maluku dalam kasus dokumen palsu itu, dan dia merasa dijebak,” ujar Teddy.

Terkait masalah tersebut, Kompas.com mencoba mengonfirmasi ke Kepala Biro Hukum Setda Maluku Hendry Far-Far, tetapi tidak berhasil dihubungi. Sementara Kepala Bagian Humas Pemerintah Provinsi Maluku Bobby Palapia, saat dikonfirmasi, mengatakan akan mengecek terlebih dahulu persoalan itu ke bagian aset.

“Sabar, saya cek dulu ke bagian aset daerah. Nanti saya telepon balik lagi,” kata Bobby.

Kompas TV Ratusan transmigran di Mandailing Natal Sumatera Utara berunjuk rasa ke kantor Badan Pert anahan Mandailing Natal.

Terkini Lainnya

Seorang Penumpang Meninggal Dunia di At   as KM Nggapulu

Seorang Penumpang Meninggal Dunia di Atas KM Nggapulu

Regional 06/01/2018, 11:01 WIB Diduga Putus Asa Penyakitnya Tak Kunjung Sembuh, Soimun Gantung Diri di Pohon Jeruk

Diduga Putus Asa Penyakitnya Tak Kunjung Sembuh, Soimun Gantung Diri di Pohon Jeruk

Regional 06/01/2018, 10:49 WIB Sebelas Polisi di Polda Sulbar Dipecat secara Tidak Terhormat

Sebelas Polisi di Polda Sulbar Dipecat secara Tidak Terhormat

Regional 06/01/2018, 10:23 WIB Ini Kandidat Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah yang Digodog PKB

Ini Kandidat Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah yang Digodog PKB

Regional 06/01/2018, 10:20 WIB Keluarkan Ingub, Anies Minta Pejabat DKI Proaktif Rekrut Penyandang Difabel Jadi Pegawai

Keluarkan Ingub, Anies Minta Pejabat DKI Proaktif Rekrut Penyandang Difabel Jadi Pegawai

Megapolitan 06/01/2018, 09:44 WIB Bawaslu Gelar Sidang Ajudikasi Tujuh Parpol Hari Ini

Bawaslu Gelar Sidang Ajudikasi Tujuh Parpol Hari Ini

Nasional 06/01/2018, 09:22 WIB Terjadi 5 Kali Gempa dalam Sepekan di Jawa Barat, Ini Penjelasan BMKG

Terjadi 5 Kali Gempa dalam Sepekan di Jawa Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional 06/01/2018, 09:05 WIB Sosialisasi Pilgub NTT, KPU Kota Kupang Bagi-bagi Brosur

Sosialisasi Pilgub NTT, KPU Kota Kupang Bagi-bagi Brosur

Regional 06/01/2018, 08:57 WIB Bayi yang Ditemukan di Teras Rumah Warga Alami Hipotermia

Bayi yang Ditemukan di Teras Rumah Warga Alami Hipotermia

Regional 06/01/2018, 08:42 WIB Penggunaan Medsos, Peluru Propaganda atau Industri Kreatif?

Penggunaan Medsos, Peluru Propaganda atau Industri Kreatif?

Nasional 06/01/2018, 08:35 WIB Sandiaga Ingin Buat Sayembara 'Masterplan' Penataan Tanah Abang

Sandiaga Ingin Buat Sayembara "Masterplan" Penataan Tanah Abang

Megapolitan 06/01/2018, 08:14 WIB Sebelum Terjun dari Lantai 18, Agnes Tinggalkan Sepucuk Surat

Sebelum Terjun dari Lantai 18, Agnes Tinggalkan Sepucuk Surat

Regional 06/01/2018, 07:54 WIB Saat Jadi Pengusaha, Bupati Hulu Sungai Tengah Pernah Ditahan karena Korupsi

Saat Jadi Pengusaha, Bupati Hulu Sungai Tengah Pernah Ditahan karena Korupsi

Nasional 06/01/2018, 07:35 WIB Sandiaga Cari Tahu Kepuasan Warga yang Kunjungi Tanah Abang

Sandiaga Cari Tahu Kepuasan Warga yang Kunjungi Tanah Abang

Megapolitan 06/01/2018, 07:24 WIB Sandiaga Akan Buat Survei Efektivitas Penataan Tanah Abang

Sandiaga Akan Buat Survei Efektivitas Penataan Tanah Abang

Megapolitan 06/01/2018, 07:15 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Ambon

Tidak ada komentar