Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain

Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain

Selasa 23 Januari 2018, 09:02 WIB Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain Niken Purnamasari - detikNews����������…

Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain

Selasa 23 Januari 2018, 09:02 WIB Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar 'Tuyul' di Kota Lain Niken Purnamasari - detikNews Grab Gandeng Polisi Ungkap Kasus Driver Antar Tuyul di Kota LainFoto: Nathania/detik Jakarta - Sebanyak tujuh driver Grab di Makassar, Sulawesi Selatan ditangkap polisi menggunakan aplikasi tambahan untuk mengantar 'tuyul'. Grab Indonesia bekerjasama dengan kepolisian untuk memberantas hal itu.
'Tuyul' yang dimaksud yakni adalah penumpang fiktif. Para driver tersebut menggunakan aplikasi Fake GPS. Seolah-olah di aplikasi ada penumpang ya ng diantar, padahal pengemudinya sedang di rumah.
"Di sistem Grab terbaca makanya kita tindaklanjuti. Jadi sistem kami dapat menemukan indikasi-indikasi penggunaan aplikasi yg tujuannya untuk mencurangi sistem," ujar Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata kepada detikcom, Senin (22/1/2018).
"Kami menemukan adanya pihak-pihak yang menggunakan 'tuyul' untuk memperoleh keuntungan dan merugikan mitra pengemudi yang jujur dan bekerja keras. Sehingga kami ambil tindakan tegas yang dibantu kepolisian Makassar," lanjutnya.
Ridzki mengatakan, kasus driver Grab yang mengantar 'tuyul' di Makassar ini baru yang pertama kali terungkap oleh Grab dan pihak kepolisian. Nantinya, Grab akan bekerjasama dengan polisi untuk mengungkap kasus serupa di kota lainnya.
"Kalau yang terungkap Grab sendiri sudah beberapa. Ke depannya bisa kota-kota lain bisa menyusul supaya tidak ada lagi kecurangan-kecurangan yang dilakukan dan me rugikan mitra pengemudi lain," ujar Ridzki.
(nkn/knv)Sumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

Tidak ada komentar