Ada apa di Pangalengan Jawa Barat - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Ada apa di Pangalengan Jawa Barat

Ada apa di Pangalengan Jawa Barat

UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL Pa…

Ada apa di Pangalengan Jawa Barat

UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL
Pangalengan
Pangalengan
© Katrina Wantri Ardiyani /Shutterstock

Bila ingin mengeksplorasi tempat wisata di Jawa Barat, salah satu kawasan yang wajib dikunjungi adalah Pangalengan, sebuah kecamatan di Kabupaten Bandung.

Pangalengan dikenal sebagai daerah pertanian, perkebunan, dan peternakan. Tentunya, ada beberapa objek wisata yang bisa Anda jelajahi selama berlibur di Pangalengan.

Kebun teh Malabar

Berjalan-jalan di tengah kebun teh bisa jadi pilihan berwisata selama di Pangalengan. Kebun teh ini ditemukan ol eh Karel Albert Rudolf Bosscha, sosok penemu ITB (waktu itu Technische Hogeschool) dan Observatorium Bosscha.

Ada kegiatan tea walk gratis yang bisa diikuti untuk menyusuri kebun teh selama satu sampai dua jam sambil belajar sejarah di Malabar. Pemandangan yang bisa dilihat tentunya hamparan pohon teh, dan sesekali Anda akan melihat ada sekolah atau lapangan bola di tengah kebun.

Perjalanan akan dimulai dari makam Bosscha, menuju kebun teh pertama yang sudah menjadi seperti hutan teh, lalu berakhir di Rumah Bosccha. Pengunjung juga bisa melihat proses pengolahan teh di Pabrik Teh Malabar.

Berdasarkan informasi dari PTPN VIII, bangunan Rumah Bosccha telah berdiri sejak 1894. Anda bisa melihat bangunan khas rumah pejabat era kolonial dengan arsitektur Eropa.

Di dalam rumah, Anda bisa melihat sejumlah lukisan, foto Bosscha bersama seorang perempuan Belanda, grand piano antik, set miniatur kereta api, juga bisa melihat ruangan pribadi Bosscha, yaitu kama r tidur. Kemudian, ada ruang bawah tanah dengan sebuah meja biliar.

Situ Cileunca

Jika Anda penyuka wisata air, sila coba arung jeram di Situ Cileunca. Anda akan naik perahu karet dengan kapasitas lima orang dan menyusuri sungai, termasuk melihat sumber aliran air Sungai Palayangan, yang dihubungkan oleh sumur sedalam 20 meter.

Peserta arung jeram juga akan diminta turun dari perahu untuk menyeberangi jembatan menuju Sungai Palayangan.

Tak perlu khawatir bila baru pertama kali mencoba arung jeram, sebab akan ada pemandu yang menemani dan memberikan instruktsi selama perjalanan menyusuri sungai.

Untuk mencoba arung jeram dengan jalur sepanjang 5 kilometer, dengan jarak tempuh sekitar satu jam, Anda harus sedia bujet sekitar Rp150 ribu.

Cileunca Lakeside Camping Ground

Bila masih ingin menikmati suasana sekitar Situ Cileunca, Anda bisa berkemah di Cileunca Lakeside Camping Ground. Area perkemahan di tepi danau Situ Cileunca ini memiliki ketinggian lebih dari 1.500 meter di atas permukaan laut.

Lokasi berkemah ini masih memiliki udara segar, jauh dari kehidupan perkotaan, dan suasana pun masih asri. Belum lagi, lokasi kemah berada di tengah danau, sehingga untuk mencapai lokasi harus menggunakan perahu.

Selain berkemah, Anda bisa menikmati berbagai aktivitas di sekitar danau, seperti bermain kayak, mendayung perahu tradisional, atau memancing.

Biaya berkemah di Cileunca Lakeside Camping Ground ini adalah Rp215 ribu per orang, minimal tiga orang. Biaya tersebut sudah termasuk tenda, matras berupa kasur busa, kantung tidur (sleeping bag), bantal, dua kali makan, satu kali camilan, dan api unggun.

Di dalam tenda juga sudah disediakan lampu dan listrik. Sedangkan untuk toilet, tersedia 18 buah di sekitar tenda.

Rumah Pengabdi Setan

Kepopuleran film Pengabdi Setan karya sutradara Joko Anwar membuat rumah tua ini juga turut terkenal. Setelah masa tayang film ini b erakhir di bioskop, lokasi pengambilan gambarnya malah ramai dikunjungi wisatawan untuk merasakan sensasi berada di rumah 'ibu'.

Sebelum terkenal sebagai Rumah Pengabdi Setan, dahulu bangunan ini dikenal dengan nama Rumah Kina karena bangunan didominasi kayu dari pohon kina. Pada zaman dahulu, Pangalengan pernah menjadi kawasan perkebunan kina.

Lokasi rumah ini berada di kawasan kantor Perkebunan Kertamanah, PTPN VIII, Desa Margamukti, Kecamatan Pangalengan. Awalnya, Rumah Pengabdi Setan adalah rumah dinas pegawai perkebunan setingkat kepala bagian.

Meski terkesan seram, rumah tersebut bukanlah bangunan angker atau memiliki latar belakang mistis. Pun tak ada wisata seram yang ditawarkan. Bangunan tersebut hanyalah rumah tua biasa yang sebelumnya masih dihuni pegawai perkebunan.

Area pekuburan di depan rumah yang ada dalam film hanya kuburan buatan untuk keperluan film. Aslinya, di depan rumah hanya ada barisan pohon pinus.

Sumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

Tidak ada komentar