Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ...

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ...

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan Jadi Puncak Musim Hujan Edison Kurniawan, S.Si, M.Si, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi…

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ...

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan Jadi Puncak Musim Hujan

Edison Kurniawan, S.Si, M.Si, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah 1 Medan

Waspadai Ini, Perkiraan Cuaca Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 akan Jadi Puncak Musim HujanTribun Medan/RoyandiPeninjauan Kepala BBMKG Wilayah 1 Medan dalam POSKO TERPADU bersama dengan Kepala Stasiun Meteorologi Kualanamu dan Kepala Bidang Observasi BBMKG Wilayah 1 Medan di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Minggu (24/12/2017)

Laporan wartawan Tribun Medan/Royandi

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Edison Kurniawan, S.Si, M.Si, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatolo gi dan Geofisika Wilayah 1 Medan, memaparkan, memasuki bulan Desember 2017 sekitar 93% wilayah di Indonesia diprediksi akan memasuki puncak musim hujan termasuk diantaranya wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Sedangkan sisanya 7% masih memasuki fase musim kemarau yang bersifat lokal seperti di beberapa wilayah di Jawa Timur, Bali, NTT, NTB, Sulawesi dan Maluku.

Berdasarkan kondisi fisis-dinamis atmosfer, pada bulan Desember 2017, wilayah Indonesia akan mengalami kondisi penguatan angin barat yang berpotensi menimbulkan hujan di beberapa wilayah di Indonesia seperti Sumatera dan Kalimantan.

Pada kenyataannya kondisi ini merupakan peristiwa musiman yang terjadi secara umum setiap tahun dikarenakan adanya perbedaan gradien tekanan udara di Belahan Bumi Utara (BBU) dan Belahan Bumi Selatan (BBS). Perbedaan ini lebih diakibatkan oleh keberadaan posisi matahari semu yang saat ini masih berada di sebelah selatan ekuator.

Selain berpotensi menimbulkan hujan dengan i ntensitas yang cukup tinggi - penguatan angin barat juga dapat membawa dampak terhadap peningkatan tinggi gelombang laut terutama di wilayah Perairan Barat Sumatera, Laut Natuna, Laut Jawa, Laut Banda dan Perairan Selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.

Jika ditinjau dari analisis dan prediksi ENSO (El NinoSouthernOscilation) yang dihasilkan oleh beberapa institusi internasional seperti Jamstec (Jepang), BoM (Australia), NOAA (AS) termasuk BMKG, Indeks ENSO pada periode bulan Desember 2017 hingga Mei 2018 berkisar antara -1,50 hingga -0,3.

Kondisi mengisyaratkan memasuki awal tahun 2018 kondisi La Nina berada dalam kondisi lemah, sehingga pertumbuhan awan hujan tidak terjadi secara merata/signifikan di wilayah Indonesia. Sedangkan untuk prediksi Indeks Dipole Mode (DM) menunjukkan selama bulan Desember 2017 hingga Mei 2018 berada dalam kondisi normal.

Artinya ada kecenderungan massa udara yang membawa awan hujan akan bergerak dari wilayah Sumatera menuju wilayah Samu dera Hindia bagian barat.

Untuk prediksi spasial anomali Suhu Permukaan Laut (Sea Surface Temperatur/SST) di wilayah Indonesia selama bulan Desember 2017 berada dalam kondisi netral. Namun memasuki bulan Januari hingga Mei 2018, anomali SST di wilayah perairan Indonesia memiliki kecenderungan dengan nilai anomali positif.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Royandi Hutasoit Editor: Silfa Humairah Sumber: Tribun Medan Ikuti kami di Adu Mulut Berbuntut Adu Fisik, Polwan Cantik Dicakar Wanita Ini, Berawal dari Masalah Mobil Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar