Warga Sulurejo Rentan Terjangkit Penyakit - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Warga Sulurejo Rentan Terjangkit Penyakit

Warga Sulurejo Rentan Terjangkit Penyakit

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Ratusan warga Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar paling rentan terkena penyakit akibat terpapar sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempa, Mojosongo…

Warga Sulurejo Rentan Terjangkit Penyakit

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Ratusan warga Desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar paling rentan terkena penyakit akibat terpapar sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempa, Mojosongo, Solo. Sehingga, warganya mendapat prioritas penanganan kesehatan.

"Ini rekomendasi kami ke bupati, bahwa Dinas Kesehatan memperhatikan betul tingkat paparan racun ke tubuh warga yang tinggal di sekitar TPA Putri Cempa. Baik itu paparan konsumsi air yang tercemar maupun udara beracun yang mereka hirup setiap hari," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karanganyar, Edi Yusworo kepada KRJOGJA.com, Minggu (3/12/2017).

Penting diketahui, pencemaran tanah, air dan udara diakrabi warga beberapa dusun yang berada di radius terdekat TPA milik Pemkot Solo itu. Selama puluhan tahun, kondisi tersebut makin buruk. Nyaris tak ada perhatian khusus dari Pemkot Solo maupun Pemkab Karanganyar secara riil. Pada m usim kemarau, kabut asap pembakaran sampah menyelimuti dusun itu selama berbulan-bulan. Sedangkan saat penghujan, aroma busuk menyeruak.

"Kita lihat dulu hasil pemeriksaan kesehatan mereka. Diambil sampel 200 orang yang tinggal di perkampungan terdekat TPA Putri Cempa. Termasuk memeriksa petugas kebersihannya," katanya.

Warga berkondisi kesehatan prima bakal diimbau menghindari konsumsi atau aktivitas rentan terjangkit penyakit. Sedangkan warga sakit bakal dirujuk ke pelayanan kesehatan berpenanganan lebih baik.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengatakan volume sampah TPA Putri Cempa luar biasa banyak. Hampir seluruh bagian lahan milik Pemkot Solo yang berbatasan wilayahnya itu, tertutup perbukitan sampah. Derajat kesehatan warga di sana, lanjutnya, pasti mengkhawatirkan.

“Misalnya saja, warga merasakan sesak nafas, pusing, atau mual bisa segera periksa kesehatan. Bisa di puskesmas atau petugas kesehatan desa. Wilayah Plesungan, kh ususnya di dusun-dusun perbatasan, mendapat perhatian khusus,” kata Bupati.

Perbatasan itu meliputi Dusun Sulurejo, Dusun Jengglong dan Dusun Malangrejo yang penduduknya masuk kelompok risti gangguan pernapasan.

Bupati menjanjikan pembuatan sumur artesis untuk menyuplai air berkualitas bagi warga setempat. Berdasarkan pemeriksaan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), kandungan bakteri e-coli kritis di air permukaan warga Sulurejo. (Lim)

Sumber: Google News | Warta 24 Karanganyar

Tidak ada komentar