Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari ...

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari ...

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari Peredaran, Tersebar di Wilayah Ini "Kami sangat sayangkan dan tegaskan supaya buku terbitan Yud…

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari ...

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari Peredaran, Tersebar di Wilayah Ini

"Kami sangat sayangkan dan tegaskan supaya buku terbitan Yudhistira itu ditarik dari peredaran.

Tulis Yerussalem Ibukota Israel, Ribuan buku IPS Ditarik dari Peredaran, Tersebar di Wilayah IniSRIPOKU.COM/HARIS WIDODORatusan massa yang tergabung dalam Aksi Cepat Tanggap (ACT) menolak keputusan kontroversial Presiden Amerika Serikat, Donal Trump, yang memberikan sinyal merestui akan dijadikannya kota Al Quds menjadi ibu kota negara zionis Israel, Sabtu (9/12/2017).

SRIPOKU.COM-Ribuan buku IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) ditarik dari peredaran oleh penerbitnya. Sebab, buku yang diperuntukkan untuk siswa Sekolah Kelas (SD) IV itu, menuliskan bahwa Ibu Kota Israel adalah Yerussalem.

Sontak hal ini menimbulkan reaksi dari berbagai pihak. Temuan ini sendiri langsung dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, di mana dalam wilayahnya, bukti itu dipakai untuk murid sekolah dasar kelas VI di wilayahnya yang memuat isi bahwa ibu kota Israel adalah Yerusalem.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Grobogan secara tegas akan berupaya menarik peredaran buku IPS Terpadu terbitan Yudhistira tersebut.

"Jumlahnya belum terdata. Saya sudah instruksikan kepada pengawas untuk segera menarik peredarannya dan tidak dipakai. Sebab, itu tidak patut setelah memicu kegaduhan tanpa ada pengakuan internasional," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan Amin Hidayat kepada Kompas.com, Kamis (14/12/2017).

Buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial untuk SD/MI kelas VI terbitan Yudhistira mencantumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Dari penelusuran pihaknya di sejumlah SD di Kabupaten Grobogan, buku tersebut telah dibagikan sejak enam bulan lalu atau saat memasuki tahun ajaran baru.

Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan pun langsung memerintahkan kepada setiap tenaga pendidik untuk meluruskan informasi kontroversial itu kepada siswa-siswi yang sudah sempat mempelajarinya.

"Bisa dipastikan buku ini telah dipelajari para siswa-siswi. Kami sudah minta para guru yang memberi materi itu untuk meluruskan," ujar Amin.

Sekda Kabupaten Grobogan Moh Sumarsono menambahkan, tersebarnya buku tersebut jauh di luar perkiraan pihaknya menyusul pemerintah pusat sudah merekomendasikan sejumlah penerbit buku, termasuk penerbit Yudhistira, sebagai penerbit buku yang layak.

"Kami sangat sayangkan dan tegaskan supay a buku terbitan Yudhistira itu ditarik dari peredaran. Kami minta materi yang ada di buku itu untuk dikoreksi," kata Sumarsono.

Maklum saja, penulisan itu memang terlalu terburu-buru, padahal penetapan kota Yerussalem oleh Presiden AS Donald Tump itu telah melukai umat beragama di dunia.

Baik itu, umat Islam, Nasrasi dan Yahudi. Maklum kota itu sebagai simbol perdamain antar umat beragama di mana selama ini mereka bertemu dan berdiskusi di kota tua tersebut.

Berita ini telah diterbitkan oleh Kompas.com dengan judul "Salah Tulis Ibu Kota Israel, Penerbit Diminta Tarik Buku IPS Kelas VI SD di Grobogan"

Editor: Hendra Kusuma Sumber: Kompas.com Ikuti kami di Inilah 5 Fakta Mutilasi SPG Cantik di Karawang, Korban Dibunuh karena Terus-terusan Minta Mobil Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Buru

Tidak ada komentar