Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Reporter: Erwin Prima Editor: Erwin Prima …

Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Reporter:

Erwin Prima

Editor:

Erwin Prima

Senin, 4 Desember 2017 20:49 WIB
Siklon Tropis Dahlia Punah, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai

Sejumlah warga melintas di tenda warung yang roboh akibat ombak laut di Pantaisari, Pekalongan, 1 Desember 2017. Siklon tropis dahlia menyebabkan di sejumlah titik di kawasan Pekalongan Utara banjir. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klim atologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, pada 3 Desember 2017, pukul 19.00, siklon tropis Dahlia telah melemah dan menjadi depresi tropis (eks-Dahlia).

Baca: Setelah Siklon Cempaka dan Dahlia, Ini yang Harus Diwaspadai

Namun bibit siklon tropis di barat laut Aceh (93 W) diprakirakan akan menguat dalam 48 jam menjadi siklon tropis ke arah barat laut menjauhi Indonesia mencapai 35 knot (65 kilometer/jam).

“Meskipun bibit siklon tropis ini tidak berada di dalam area tanggung jawab pusat peringatan dini siklon tropis Jakarta, dampaknya masih signifikan terhadap wilayah Indonesia, seperti hujan, terutama sebagian wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi ini pun berdampak pada peningkatan gelombang hingga 4 meter, angin kencang, hujan lebat, dan potensi kilat atau petir,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Senin sore, 4 Desember 2017.

Video: Ini Alasan Indonesia Menjadi Langganan Siklon Tropis

Dalam tiga hari, masih terdapat potensi cuaca ekstrem, antara lain hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua. Adapun angin kencang lebih dari 20 knot akan terjadi di Sumatera Utara dan Aceh.

Masyarakat diimbau mewaspadai kemungkinan hujan disertai angin, yang dapat menyebabkan pohon atau baliho tumbang, serta kenaikan tinggi gelombang.

Untuk seminggu ke depan, terjadi potensi hujan lebat secara umum terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, NTB, NTT, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.

Dwikorita menambahkan, dari hasil prakiraan BMKG, hari ini hingga 12 Desember, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah bagian utara mengalami monsoon bre ak (curah hujan rendah).

Meski demikian, Jawa Tengah ke arah Jawa Timur bagian selatan hingga Nusa Tenggara mengalami curah hujan sedang-tinggi. Selain itu, Sumatera bagian utara, termasuk Aceh, dan Kalimantan mengalami curah hujan sedang-tinggi.

Baca: Siklon Tropis Dahlia Picu Angin Kencang di Bandung Hari Ini

Pada Desember 2017- Februari 2018 merupakan periode puncak musim hujan 2017/2018, khususnya bagi wilayah Sulawesi Selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Karena itu, perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang rentan dan berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, genangan, dan longsor.

Simak berita siklon tropis Dahlia di Tempo.Co.

Terkait
  • Ramalan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Pagi Ini

    Ramalan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan Pagi Ini

    2 hari lalu
  • Setelah Siklon Cempaka dan Dahlia, Ini yang Harus Diwaspadai

    Setelah Siklon Cempaka dan Dahlia, Ini yang Harus Diwaspadai

    2 hari lalu
  • Sedia Payu   ng, Siang Ini Diperkirakan Sebagian Jabodetabek Hujan

    Sedia Payung, Siang Ini Diperkirakan Sebagian Jabodetabek Hujan

    3 hari lalu
  • Ramalan Cuaca BMKG: Pagi Ini Jabodetabek Cerah Berawan

    Ramalan Cuaca BMKG: Pagi Ini Jabodetabek Cerah Berawan

    4 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Muhammadiyah Bikin Aplikasi Gaya Hidup Halal, Muvon

    Muhammadiyah Bikin Aplikasi Gaya Hidup Halal, Muvon

    1 hari lalu
  • Rilis Kamis, Xiaomi Pamer Foto Redmi 5 dan Redmi 5 Plus

    Rilis Kamis, Xiaomi Pamer Foto Redmi 5 dan Redmi 5 Plus

    1 hari lalu
  • WhatsApp Uji Coba Fitur yang Bisa Bungkam Anggota Grup

    WhatsApp Uji Coba Fitur yang Bisa Bungkam Anggota Grup

    2 hari lalu
  • Ternyata Inilah Biang Keladi Penyebab Alzheimer

    Ternyata Inilah Biang Keladi Penyebab Alzheimer

    3 hari lalu
  • Foto
  • Suasana Peluncuran Roket Pembawa Satelit Pemantau Cuaca di Rusia

    Suasana Peluncuran Roket Pembawa Satelit Pemantau Cuaca di Rusia

    7 hari lalu
  • Merasakan Inovasi Apple Park di California

    Merasakan Inovasi Apple Park di California

    18 hari lalu
  • Canggihnya Kostum Iron Man yang Pecahkan Rekor Dunia Guinness

    Canggihnya Kostum Iron Man yang Pecahkan Rekor Dunia Guinness

    22 hari lalu
  • Intip Kemewahan Fasilitas Pesawat Airbus A380

    Intip Kemewahan Fasilitas Pesawat Airbus A380

    31 hari lalu
  • Video
  • Startup Pilihan Tempo 2017 Pilih 15 Peserta Terbaik

    Startup Pilihan Tempo 2017 Pilih 15 Peserta Terbaik

    22 jam lalu
  • Hands-On Huawei Nova 2i: Menjajal 4 Kamera

    Hands-On Huawei Nova 2i: Menjajal 4 Kamera

    7 hari lalu
  • Inilah Robot Pembunuh yang Ditakutkan Memicu Ancaman

    Inilah Robot Pembunuh yang Ditakutkan Memicu Ancaman

    9 hari lalu
  • Live Tempo Media Week: Diskusi Big Data, Big Disruption

    Live Tempo Media Week: Diskusi Big Data, Big Disruption

    11 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Ilmuwan Teliti Misteri Yeti Lewat DNA, Hasilnya?

  • 2

    Inilah Penampakan Produksi Xiaomi di Indonesia

  • 3

    Google Hadirkan 2 Aplikasi Ramah Kuota: Google Go dan Files Go

  • 4

    Setelah Yeti, Mungkinkah 7 Makluk Misterius Ini Terungkap?

  • 5

    T-Cash Bidik Layanan Finansial Bagi Masyarakat Tak Tersentuh Bank

  • Fokus
  • Siapa Tersangka Baru e-KTP Setelah Setya Novanto?

    Siapa Tersangka Baru e-KTP Setelah Setya Novanto?

  • Marsekal Hadi Tjahjanto, Calon Panglima TNI di Tahun Politik

    Marsekal Hadi Tjahjanto, Calon Panglima TNI di Tahun Politik

  • Barang Bukti di Rupbasan Nyaris Jadi Rongsokan

    Barang Bukti di Rupbasan Nyaris Jadi Rongsokan

  • Data Janggal 61 Juta Penerima BPJS

    Data Janggal 61 Juta Penerima BPJS

  • Terkini
  • 3 Al-Quran Kuno Ditemukan di Masjid Umar bin Khattab, Yerusallem

    3 Al-Quran Kuno Ditemukan di Masjid Umar bin Khattab, Yerusallem

    1 jam lalu
  • Setelah Yeti, Mungkinkah 7 Makluk Misterius Ini Terungkap?

    Setelah Yeti, Mungki nkah 7 Makluk Misterius Ini Terungkap?

    2 jam lalu
  • NASA Perpanjang Misi Voyager 1, Jaraknya Saat Ini 20 Miliar KM

    NASA Perpanjang Misi Voyager 1, Jaraknya Saat Ini 20 Miliar KM

    4 jam lalu
  • Facebook Rilis Messenger Kids untuk Anak 13 Tahun ke Bawah

    Facebook Rilis Messenger Kids untuk Anak 13 Tahun ke Bawah

    6 jam lalu
  • Google Hadirkan 2 Aplikasi Ramah Kuota: Google Go dan Files Go

    Google Hadirkan 2 Aplikasi Ramah Kuota: Google Go dan Files Go

    17 jam lalu
  • T-Cash Bidik Layanan Finansial Bagi Masyarakat Tak Tersentuh Bank

    T-Cash Bidik Layanan Finansial Bagi Masyarakat Tak Tersentuh Bank

    18 jam lalu
  • Inilah Penampakan Produksi Xiaomi di Indonesia

    Inilah Penampakan Produksi Xiaomi di Indonesia

    18 jam lalu
  • T-Cash Targetkan 100 Juta Pengguna dalam 5 Tahun

    T-Cash Targetkan 100 Juta Pengguna dalam 5 Tahun

    19 jam lalu
  • Ilmuwan Teliti Misteri Yeti Lewat DNA, Hasilnya?

    Ilmuwan Teliti Misteri Yeti Lewat DNA, Hasilnya?

    21 jam lalu
  • Bocoran Terbaru Huawei Nova 2S: Pakai Kamera Ganda Depan 20 MP

    Bocoran Terbaru Huawei Nova 2S: Pakai Kamera Ganda Depan 20 MP

    1 hari lalu
  • Selengkapnya Grafis

    23 BUMN Merugi, Garuda Indonesia Penyumbang Kerugian Terbesar

    Kementerian BUMN mematok target jumlah perusahaan pelat merah yang me rugi hingga akhir 2017 hanya 10 dari 118 perusahaan.

    Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

    Tidak ada komentar