Petani Kopra Maluku Kecewa Harga Makin Turun - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Petani Kopra Maluku Kecewa Harga Makin Turun

Petani Kopra Maluku Kecewa Harga Makin Turun

LOMBOKita â€" Sejumlah petani dan perajin kopra di Maluku mulai merasa kecewa akibat harga kopra yang dipatok pembeli belakangan ini terus bergerak turun hingga mencapai Rp8.400/kg…

Petani Kopra Maluku Kecewa Harga Makin Turun

LOMBOKita â€" Sejumlah petani dan perajin kopra di Maluku mulai merasa kecewa akibat harga kopra yang dipatok pembeli belakangan ini terus bergerak turun hingga mencapai Rp8.400/kg.

“Hari Sabtu pagi saat menjual kopra sebanyak 100 kg kepada pembeli terbesar di kawasan pertokoan Mardika, Kota Ambon, ternyata harga sudah turun hingga mencapai Rp8.400/kg,” kata Ruben perajin kopra asal Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) yang ditemui di lokasi transaksi jual kopra di kawasan pasar Mardika, Sabtu.

Ia perkirakan harga kopra masih Rp9.500/kg, ternyata sudah bergerak turun sejak tiga hari yang lalu, kata pembeli saat melakukan transaksi jual.

Ruben menjelaskan, di rumahnya di Piru, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) masih ada stok kopra yang akan dijual sebab kita perlu dana untuk merayakan Natal Kristus bersama keluarga sekaligus mempersiapkan ke butuhan untuk memasuki tahun bartu 1 Januari 2018.

“Perkiraan saya meleset, ternyata harga kopra turun tajam, akhirnya rencana menjual yang masih ada di rumah untuk sementara ini ditahan dulu dengan harapan mungkin saja setelah melewati perayaan Natal dan tahun baru akan terjadi perubahan harga naik lagi,” ujarnya.

Sebab komoditas yang satu ini, lanjutnya, sejak dua bulan belakangan ini selalu terjadi fluktuasi harga.

Baca juga:

  • Harga Kelapa di Lombok Utara Anjlok

Evi pembeli yang menempati sebuah gudang besar di jalan Setia Budi ketika dikonfirmasi terkait perkembangan harga berbagai jenis hasil perkebunan Maluku yang merupakan komoditas unggulan mengatakan, sebagian besar hasil-hasil perkebunan Maluku ada yang yang bergerak turun.

“cengkih sedikit bergerak turun dari Rp105.000 menjadi Rp103.000/kg, bahkan untuk Kopra sekarang ini turun terus lebih jauh lagi yakni Rp8.400 dari sebelumnya Rp9.000/kg,” ujarnya.

Kami selalu memantau perkembangan harga hasil perkebunan yang terjadi di Surabaya sebagai pasar utama, lanjutnya, dengan demikian kalau sampai terjadi perubahan harga sudah pasti akan terjadi perubahan turun juga di Ambon.

Sedangkan harga komoditas lain seperti biji pala bundar masih tertap normal yakni Rp57.000/kg, fuli Rp120.000/kg, dan coklat Rp21.000/kg.

Sumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

Tidak ada komentar