Perkuat Armada Tangkap Nelayan di Maluku, KKP Bagikan 139 Kapal - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Perkuat Armada Tangkap Nelayan di Maluku, KKP Bagikan 139 Kapal

Perkuat Armada Tangkap Nelayan di Maluku, KKP Bagikan 139 Kapal

Kunjungan Kementerian Kelautan & Perikanan (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Ta…

Perkuat Armada Tangkap Nelayan di Maluku, KKP Bagikan 139 Kapal

Kunjungan Kementerian Kelautan & Perikanan

Kunjungan Kementerian Kelautan & Perikanan (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) mengajak nelayan untuk melestarikan laut dengan melakukan kegiatan penangkapan ikan yang tidak merusak. Sejumlah kebijakan telah dikeluarkan salah satunya melalui pemberian bantuan sarana penangkapan ikan ramah lingkungan. Hari ini, DJPT memberikan 139 paket kapal perikanan beragam ukuran mulai dari 5 Gross Tonage (GT) hingga 20 GT. Kapal tangkap tersebut dilengkapi dengan Alat Penangkapan Ikan (API) ramah lingkungan kepada nelayan Maluku. Alat tangkap ramah lingkungan tersebut berupa rawai dasar 1.000 ma ta pancing, handline tuna, pancing tonda dan gillnet millenium.

Baca Juga :

  • 'Susinisasi', Cara Menghemat Anggaran Ala Menteri Susi
  • Nelayan Sorong yang Tak Lagi Sulit Menangkap Ikan
  • KKP Bagi-bagi Kapal dan Alat Tangkap Ikan untuk Nelayan Papua Barat
"Kita memperkuat nelayan melalui bantuan-bantuan ini. Selain untuk keberlangsungan laut, bantuan ini diharapkan dapat mendorong Maluku menjadi lumbung ikan nasional di tahun 2018," ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Sjarief Widjaja saat ditemui di Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon, Maluku, Rabu (6/12).

Kunjungan Kementerian Kelautan & Perikanan

Kunjungan Kementerian Kelautan & Perikanan (Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan)
Dalam kesempatan yang sama, KKP j uga memberikan bantuan premi asuransi nelayan sebanyak 8.379 untuk nelayan di Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Buru, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Kota Tual dan Ambon. Hadir pula 5 orang penerima klaim asuransi nelayan yang mendapatkan santunan sebesar Rp 160 juta akibat meninggal dunia dan 1 orang yang mengalami cacat tetap sebesar Rp 8 juta. Bantuan permodalan nelayan juga digelontorkan melalui kerja sama DJPT dengan BRI dalam Gerai Permodalan Nelayan (Gemonel). Gerai ini bertujuan untuk meningkatkan pendanaan skala usaha termasuk memfasilitasi pengembangan alat penangkapan ikan ramah lingkungan. Pemberian Gemonel secara simbolis diberikan kepada 7 yang menerima bantuan permodalan sejumlah Rp 750 juta. Menurut Sjarief di Kota Ambon telah terfasilitasi 269 nelayan dengan nilai plafon kredit sebesar Rp 10 miliar. "Kita gandeng perbankan guna fasilitasi bapak-bapak nelayan mendapatkan bantuan permodalan agar dapat melaut. Harapan ke depannya, kapal-kapal yang bapak-bapak miliki ini nantinya dapat menetas menjadi kapal yang lebih besar,” tambah Sjarief.Pada kesempatan yang sama KKP menunjukkan komitmennya untuk menyelesaikan masalah perizinan kapal yang selama ini menjadi salah satu kendala yang dihadapi nelayan. Secara simbolis hal ini disampaikan melalui penyerahan dokumen perizinan kapal Inka Mina 766 KUB Dumar Maju (Kota Tual), Inka Mina 767 KSU Jargul (Kabupaten Kepulauan Aru), Inka Mina 768 KUB Lawar Wawan (Kabupaten Maluku Tenggara Barat), dan Inka Mina 769 KUB Fadel Mandiri (Kabupaten Maluku Tengah).Bantuan diserahkan Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Michael Wattimena, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Romi Far-Far, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ambon Fernanda Louhenapessy, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Ambon Wilhelmus Asmuruf, Direktur Pelabuhan Perikanan KKP Frits Penehes Le snusa, dan Kepala PPN Ambon AA Cholieq Syahid.Sumber: Google News | Warta 24 Kota Tual

Tidak ada komentar