Perairan Keffing Kaya Sumber Daya Hayati - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Perairan Keffing Kaya Sumber Daya Hayati

Perairan Keffing Kaya Sumber Daya Hayati

REPUBLIKA.CO.ID, BULA -- Perairan Keffing, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, memiliki kekayaan sumber daya hayati yang sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian ma…

Perairan Keffing Kaya Sumber Daya Hayati

REPUBLIKA.CO.ID, BULA -- Perairan Keffing, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur, memiliki kekayaan sumber daya hayati yang sangat potensial untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya.
Hal tersebut dinyatakan oleh dua peneliti dari Pusat Penelitian Laut Dalam pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPLD-LIPI), Daniel Pelasula dan Johanis Lekalette saat memaparkan hasil eksplorasi di perairan Keffing dan sekitarnya, di Bula, Jumat (15/12).
"Perairannya sangat kaya. Ini masih hasil sementara karena kami perlu penelitian lebih mendalam lagi," kata Daniel Pelasula.
Daniel yang juga Kepala Bidang Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian PPLD-LIPI mengatakan pihaknya telah melakukan eksplorasi awal selama 10 hari di perairan Keffing dan sekitarnya, dengan melibatkan 17 peneliti.
Kegiatan penelitian yang didukung oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Seram Bagian Timur tersebut, berhasil mendata sejumlah kekayaan sumber daya hayati yang unik di perairan Keffing dan sekitarnya.
Kekayaan sumber daya hayati yang terdata, antara lain, beragam jenis terumbu karang, makroalga, ekinodermata, cacing laut atau laor dalam bahasa setempat, ikan julung dan ikan baronang yang melimpah.
Teripang jenis Stichopus variegatus yang dipotong-potong tapi tetap hidup dan memperbanyak diri, diketahui berkembang baik di perairan Keffing. "Kayanya sumber daya hayati di perairan Keffing dan sekitarnya ini juga dipengaruhi oleh ekositem yang masih terjaga, salah satunya adalah kondisi lamun yang masih padat. Lamun menjadi tempat bagi ikan untuk memijah," katanya.
Luasan padang lamun di Keffing, kata Daniel, mencapai 1.030 hektare dengan kategori tutupan padat rata-rata 67,27 persen.
Sedikitnya ada lima jenis lamun yang ditemukan di sana, yakni Enhalus acoroides, Thalessia hemprichii, Halodule pinifolia, Cymodocea rotundata dan H alophi ovalis.
Lamun jenis Enhalus acoroides, Thalassi hemprichii, halophila ovalis, Cymodocea rotundata dan Halodule pinifolia tumbuh subur di bagian utara Keffing, dengan tingkat kerapatan 899,64 tegakan per meter persegi.
Jenis dominannya adalah Cymodocea rotundata dengan persentase 43,00 persen dan kerapatan 609,45 tegakan/meter persegi.
Sedangkan di bagian selatan Keffing terdapat lamun jenis Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii dan halophila ovalis, dengan kerapatan mencapai 341,45 tegakan/meter persegi, yang didominasi oleh Thalasia kemprichii dengan persentase 40,91 persen.
Selain lamun, perairan Keffing dan sekitarnya juga kaya dengan komunitas makroalga jenis Chlorophyta, Phaeophyta, Rhodophyta.
Alga Chlorophyta seperti Halimeda minima, Halimeda macroloba, Halimeda mcroloba decaisne, Halimeda borneensis, Caulerpa lentillifera, Caulerpa sertulariodes, Caulerpa racemosa, Bornetella oligospora dan Chaetomorpha crassa tumbuh subur di bagian utara, selata n dan barat Keffing.
Sedangkan alga jenis Phaeophyta, yakni Padina australis, dan alga Rhodophyta, seperti Gracilaria arcuata, Achanthopora muscoides, Gracilaria salicornia, Hypnea flagelliformis, Hypnea charoides JV Lamouroux dan Amphiroa fraglisima hanya tumbuh di bagian utara perairan.
"Komposisi plankton yang terdata juga banyak, ada 16 jenis. Sedangkan zooplankton di Pulau Keffing, secara total mencapai 28 jenis, termasuk juvenile copepod, telur copepod dan telur ikan," ujar Daniel.

Sumber: Google News | Warta 24 Seram Bagian Barat

Tidak ada komentar