Meski Dahlia Telah Melemah, Warga Diminta Tetap Waspada ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Meski Dahlia Telah Melemah, Warga Diminta Tetap Waspada ...

Meski Dahlia Telah Melemah, Warga Diminta Tetap Waspada ...

Konferensi pers siklon tropis Dahlia di BMKG (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar konferensi pers terkai…

Meski Dahlia Telah Melemah, Warga Diminta Tetap Waspada ...

Konferensi pers siklon tropis Dahlia di BMKG

Konferensi pers siklon tropis Dahlia di BMKG (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar konferensi pers terkait perkembangan Siklon Dahlia. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, saat ini Siklon Dahlia telah melemah. "Pada tanggal 3 Desember 2017 pukul 19.00 WIB Siklon Tropis Dahlia telah melemah dan menjadi eks Ddahlia. Bisa dikatakan luruh sudah bukan siklon lagi," ucap Dwikorita, di Kantor Pusat BMKG, Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (4/12).

Baca Juga :

  • BPS: Siklon Tropis Dahlia Bisa Memicu Inflasi Desember 2017
  • Geliat Pariwisata di Yogyakarta Setelah Siklon Cempaka
  • Siklon Ockhi Tewaskan 26 Orang di India dan Sri Lanka
Meski siklon Dahlia telah meluruh, namun, masih ada bibit siklon baru yang bergerak dari barat laut Aceh menjauhi Indonesia dalam waktu 48 jam ke depan. Dwikorita mengatakan, bibit siklon itu memiliki kecepatan hingga 65 km/jam. "Masyarakat masih diimbau, meskipun Dahlia telah luruh, namun masih ada bibit siklon tropis yang akan menjadi siklon tropis meskipun menjauh. Dalam tiga hari ke depan masih terdapat cuaca ekstrem," lanjut Dwikorita.Oleh karena itu, dia mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati dan waspada. Sebab, meskipun Siklon Dahlia telah meluruh, namun, dampaknya masih akan terasa di beberapa wilayah Indonesia dalam beberapa hari ke depan.

Konferensi pers siklon tropis Dahlia di BMKG

Konferensi pers siklo n tropis Dahlia di BMKG (Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan)
"Hati-hati bahaya longsor di wilayah, dan hujan lebat. BMKG meminta agar masyarakat menunda penangkapan ikan secara tradisional hingga gelombang tinggi mereda," ujarnya. Dwikorita menyebut, dalam 3 hari kedepan beberapa potensi cuaca ekstrem akan terjadi seperti hujan lebat hingga sangat lebat di Aceh, Bengkulu, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Papua.Sementara angin kencang diperkirakan terjadi di Aceh dan Sumatera Utara, dan gelombang laut dengan tinggi 2,5 hingga 4 meter masih terjadi di perairan utara Sabang, Utara dan Barat Aceh, dan Samudera Hindia.
Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar