www.AlvinAdam.com

WARTA 24 MALUKU

Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Mencicipi Putu Kambang, kudapan khas Nagari Kambang pesisir ...

Posted by On 17.11

Mencicipi Putu Kambang, kudapan khas Nagari Kambang pesisir ...

Merdeka > Peristiwa Mencicipi Putu Kambang, kudapan khas Nagari Kambang pesisir selatan Minggu, 3 Desember 2017 07:05 Reporter : ER Chania Putu Kambang makanan Khas Nagari Kambang Pesisir Selatan. ©2017 Merdeka.com/Riki Chandra

Merdeka.com - Tidak lengkap rasanya jika berkunjung ke Pesisir Selatan Sumatera Barat, tanpa mencicipi kue putu spesial yang terdapat di pasar tradisional Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan. Kudapan khas ini dikenal dengan nama Kue Putu Kambang.

Tekstur dan sajian Kue Putu Kambang berbeda dari putu-putu yang ada pada biasanya. Dibungkus daun pisang, ukurannya pun bervariasi. Adonannya bercampur beras pulut, kukusan kelapa dibubuhi gula aren atau gula nira enau.

Sesuai namanya, kue Putu Kambang sangat sulit ditemukan di pasar-pasar tradisional lain, selain di pasar yang ada di Kecamatan Lenganyang. Seperti dikatakan Ema (55), rata-rata penjual putu Kambang adalah warga Nagari Kambang. Jarang ditemukan penjualnya selain dari warga Kambang.

"Putu Kambang ya adanya di Kambang. Sebab, rata-rata yang dagangan putu Kambang, ya orang Kambang secara turun-temurun," sebut Tek Ema warga Koto Baru, Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang saat ditemukan di Pasar Sabtu Kambang, Sabtu (2/12).

Usaha ini sudah dilakoni sejak 1985 dari hasil usaha orangtuanya. Menurut E tek, keberadaan kue Putu terbatas. Hasil produksinya, hanya bisa ditemukan saat hari pasar di Lengayang.

"Dulu memang ada yang berjualan jauhnya sampai ke Batangkapas, Painan. Tetapi, saat ini tidak lagi, karena yang berjualan sudah tua semua, jadi mungkin bisa dikatakan tidak ada dijual selain dari hari pasar Balai Kami, Pasar Sabtu Kambang dan Lakitan," jelasnya.

Kue Putu Kambang dijual mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 4.000 per porsi. "Kalau yang ukuran kecil 6 buah Rp 10.000, yang besarnya 3 Rp 10.000. Kalau untuk disimpan bisa tidak basi selama dua hati, siap masak,"jelasnya.

Etek juga mengatakan, tidak banyak penjual kue tradisional ini. Bahkan bisa dikatakan, hanya tinggal 1 sampai 5 orang saja yang menjual kue tersebut.

"Harapan kami, harus ada penerus, karena ini satu-satu khas putu yang ada di kambang. Seperti, dilihat saat ini, semua usia yang berjualan hampir sama seusia saya, bahkan ada yang lebih," jelasnya lag i.

Lanjutnya, Putu Kambang ini sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh atau keluarga yang pulang dari pasar, ataupun para wisatawan yang sengaja lewat di Kambang. Namun, Putu ini tidak bisa ditemukan di pasar tradisional lainnya, dan tidak juga ada tempat produksi yang siap melayani pembeli setiap harinya.

"Kalau lain, dari hari-hari pasar yang ada di Kambang. Kami memang tidak ada yang jualan, jika hanya ingin membeli ya hari-hari di pasar Kambang saja," tutupnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Kue Tradisional
  2. Kue Jajanan Pasar
  3. Padang
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Rekomendasi

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.


Sumber: Google News | Warta 24 Pesisir Barat

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »