KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan

KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan

Rabu 27 Desember 2017, 20:47 WIB KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan Nur Indah Fatmawati - detikNews Foto: Agung Pambudhy/detikcom …

KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan

Rabu 27 Desember 2017, 20:47 WIB KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun Depan Nur Indah Fatmawati - detikNews KPK Targetkan Kasus RJ Lino Diselesaikan Tahun DepanFoto: Agung Pambudhy/detikcom Jakarta - KPK mengakui masih banyak kasus yang menjadi PR untuk diselesaikan, antara lain kasus Bank Century dan RJ Lino. Pimpinan KPK berharap kasus tersebut menjadi prioritas tahun depan.
"(Kasus) yang lain sedang dilakukan, misalnya penetapan tersangka yang tadi dikatakan, misalnya RJ Lino juga sekarang lagi dihitung (angka kerugiannya), bekerja sama juga dengan BPK. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama, kita jadik an prioritas di tahun 2018, jangan sampai kelamaan," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif kepada wartawan di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (27/12/2017).
Soal tunggakan kasus yang merupakan limpahan dari tahun sebelumnya, dikatakan Syarif, salah satu penyebabnya soal prioritas. Beberapa kasus, disebut Syarif, masuk prioritas untuk diselesaikan.
Misalnya saja operasi tangkap tangan (OTT) yang penanganannya tidak boleh ditunda. Diketahui, OTT yang dilakukan KPK tahun ini merupakan yang terbanyak selama 15 tahun berdiri, yaitu 19 kasus.
"Setelah tangkap (tangan) paling berapa hari harus sudah limpah, beberapa bulan harus sudah limpah. Sedangkan (kasus) yang lain ya masih ekor-ekor kasus, anakan-anakan kasus yang belum itu sedang diteliti oleh bagian penindakan dan pengaduan masyarakat sedang kita teliti," ujar Syarif.
Salah satu bukti penanganan kasus yang tidak berhenti, disebut Syarif, adalah kasus BLBI. KPK menahan mantan Kepal a BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung pada Kamis (21/12).
"Mudah-mudahan kita akan mendapatkan lagi informasi yang lebih baik dari Pak Syafruddin. Setelah itu kita, ya begitulah memang kerjaan hukum itu nggak bisa kita buru-buru ya seperti itu," kata Syarif.
(nif/fdn)Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Buru

Tidak ada komentar