Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri

Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri

Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri Dalam satu pekan terakhir, kabel di tujuh gardu dalam wilayah kerja PLN Rayon Krueng Geukueh, Aceh Utara, dicuri malingSabtu, 16 Desember 2017 12:17FOTO/NETIlustras…

Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri

Kabel di Tujuh Gardu PLN Dicuri

Dalam satu pekan terakhir, kabel di tujuh gardu dalam wilayah kerja PLN Rayon Krueng Geukueh, Aceh Utara, dicuri maling

Kabel di Tujuh Gardu PLN DicuriFOTO/NETIlustrasi Pencuri

* Satu Tertangkap, Dua Buron

LHOKSEUMAWE - Dalam satu pekan terakhir, kabel di tujuh gardu dalam wilayah kerja PLN Rayon Krueng Geukueh, Aceh Utara, dicuri maling. Eksesnya, PLN mengalami kerugian mencapai seratusan juta rupiah. Sementara itu, pihak kepolisian baru berhasil menciduk satu orang tersangka dalam kasus ini. Sedangkan dua lagi masih diburu.

Manajer PLN Rayon Krueng Geukueh, Mukhtar Juned, Jumat (15/12), menerangkan, pencurian kabel listrik di gardu milik PLN itu sudah terjadi sejak Senin (11/12). Hingga sampai sekarang, sebutnya, sudah ada tujuh gardu yang dirusak dan kabelnya dicuri. Rinciannya, dua gardu di Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Lalu, dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, dua gardu di Kecamatan Bandar Baru, satu gardu di Kecamatan Dewantara, dan dua gardu lagi di Kecamatan Nisam Antara.

“Setiap gardu dirusak, sempat memadamkan lampu bagi 600-an pelanggan. Sedangkan untuk proses perbaikan setiap gardu, butuh waktu sampai dua hari karena kita harus pesan materialnya dulu,” ujar Mukhtar Juned.

Menurut pria yang kerap disapa MJ tersebut, akibat aksi ini, kerugian materil saja mencapai seratusan juta rupiah. “Sedangkan pelaku selalu beraksi pada dini hari. Jadi kita harapkan masyarakat ikut berpartisipasi menjaga aset PLN, karena barang-barang itu dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berupa arus litsrik. Jadi, bila melihat ada orang yang bersikap seperti petugas PLN tapi mencurigakan, segera dekati dan diminta identitas diri. Bila memang tidak bisa menunjukkan identitas resmi, bisa langsung dilaporkan ke kami atau polisi,” imbaunya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Hendri Budiman melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan tentang pencurian kabel listrik di sejumlah gardu PLN, maka langsung melakukan pengembangan. Sehingga pada Kamis (14/12) sore, berhasil menciduk satu tersangka, yakni MI (28) asal Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. Bersamanya berhasil ditemukan sejumlah barang bukti berupa kabel dan pedang.

Namun, menurut AKP Budi, sejauh ini MI mengakui hanya beraksi di satu titik saja yakni di gardu Rancong, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe. “Sedangkan untuk lokasi lain, diakuinya dilakukan oleh teman-temannya. Jadi, dalam kasus pencurian ini ada dua nama lain yang sudah kita kantongi dan kini sedang kita buru. Setelah ditangkap dua orang tersebut, baru akan diketahui apakah mereka komplotan atau memang bekerja secara terpisah,” de mikian AKP Budi.(bah)

Editor: hasyim Sumber: Serambi Indonesia Ikuti kami di Sumber: Google News | Warta 24 Kabupaten Buru

Tidak ada komentar