Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim ...

Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim ...

Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim Masuk Kategori Apa? Kiri. Aang Kunaifi Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu J…

Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim ...

Indeks Kerawanan Pemilu dan PIlkada 2018 Diluncurkan, Jatim Masuk Kategori Apa? Kiri. Aang Kunaifi Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Jatim bersama Panwaskab Malang. (Nana) Kiri. Aang Kunaifi Koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Jatim bersama Panwaskab Malang. (Nana)

MALANGTIMES â€" Indeks kerawanan pemilu (IKP) Pilkada 2018 telah diluncurkan Badan P engawas Pemilu (Bawaslu) sejak awal Desember 2017. IKP sebagai media untuk melakukan pemetaan potensi pelanggaran dalam pilkada menjadi penting. Terutama dengan semakin dekatnya PIlkada 2018 yang akan diikuti sekitar 171 daerah.

Telah jadi rahasia umum, perlehatan pesta rakyat di pusat maupun daerah selalu meninggalkan jejak permasalahan berkepanjangan. Misal adanya penolakan hasil oemilu atau pilkada sampai pada pengajuan sengketa kepada Mahkamah Konstitusi (MK). Di akar rumput, persoalan semakin rumit dengan terpecahnya masyarakat dalam kubu per kubu, yang biasanya berujung pada konflik horizontal.

Faktor dugaan pelanggaran, seperti politik uang, penggelembungan suara, SARA dan lainnya, menjadi pemicu kerawanan di berbagai daerah yang akan melehat PIlkada 2018. IKP yang diluncurkan dalam bentuk buku berjudul Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Darah 2018 ini ditujukan untuk mengidentifikasi ciri karakteristik kerawanan wilayah. Sekaligus sebagai refe rensi untuk melakukan pencegahan.

Menurut Aang Kunaifi, koordinator Divisi Pencegahan Bawaslu Jatim, dalam acara rapat kerja Panwaskab Malang, mengatakan, ada tiga aspek utama yang dijadikan alat ukur yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berkualitas dan bermartabat. "Ketiga aspek itu adalah penyelenggaraan, kontestasi dan partisipasi,” terang Aang kepada MalangTIMES, Minggu (24/12).

Dia juga menyatakan bahwa IKP ini bukan hanya untuk dikonsumsi Bawaslu atau panwaskab. “Tapi ini juga bisa dipakai untuk petugas keamanan dan pemerintah daerah setempat,” ujarnya.

Lantas, di posisi apakah Jatim yang merupakan salah satu wilayah yang akan melehat PIlkada 2018 dalam IKP yang telah diluncurkan Bawaslu?

Dari penuturan Aang dengan mengacu IKP, posisi Jatim dalam tingkat kerawanan masuk dalam kategori sedang. K ategori sedang dalam IKP memiliki skor nilai dari 2,00 sampai 2,99. “Skor untuk Jatim adalah 2,68. Artinya tingkat kerawanan pilkada-nya masuk kategori sedang,” terang Aang.

Selain Jatim yang masuk dalam kategori sedang ini, beberapa provinsi yang masuk dalam kategori ini adalah Sumatera Utara (2,86), Sulawesi Tenggara (2,81), Kalimantan Timur (2,76), Maluku Utara (2,71), Nusa Tenggara Timur (2,70), Sumatera Selatan (2,55), Nusa Tenggara Barat (2,54), Sulawesi Selatan (2,53), Jawa Barat (2,52), Riau (2,46), Lampung (2,28), Bali (2,19) dan Jawa Tengah (2,15).

Sedangkan provinsi yang tingkat kerawanannya tinggi adalah Papua (3,41), Maluku (3,25) dan Kalimantan Barat (3,04). Masuknya Jatim dalam kategori sedang inilah yang membuat Bawaslu Jatim terus melakukan berbagai agenda kerja ke daerah, seperti Kabupaten Malang dalam upaya melakukan berbagai proteksi dini untuk mencegah berbagai bibit kerawanan. “Kerja sama secara padu, kesungguhan menjalankan seluruh at uran serta terus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam politik akan bisa meminimalisasi konflik. Dengan ini juga, kita berharap tingkat kerawanan bisa turun,” pungkas Aang yang didampingi Panwaskab Malang.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
  • Gebyar Festival Pantai Terbesar
  • Kemunduran Sepak Bola Malang Raya
  • Geliat Perjudian Balap Liar di Kota Malang
  • Geliat Bisnis Mode Anak Muda di Malang
  • KPK Geber Pemeriksaan di Kota Malang
Tour AirAsia ← Berita Sebelumnya Anggota TNI AD Malang Ditemukan Tewas di Sawah Desa Dengkol Singosari Berita Selanjutnya â†' Dua Kaki Residivis Ranmor Dihadiahi Timas Panas Petugas
  • Pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang terus solidkan kekuatan menjelang pilkada dan Pemilu 2019. (Nana)

    Masuki Tahun Politik, Seluruh Mesin Parpol Memanas

  • Dialog Pers bertema Partisipasi Aktif Media Massa Menuju Pilkada Kota Malang 2018 yang Berintegritas di DPRD Kota Malang. (Foto: Istimewa)

    Sambut Pilkada, HMI Malang Diskusikan Peran dan Independensi Media

  • Pihak KPU saat memberikan paparan tentang Pilkada (Foto: Anggara Sudiongko/ MalangTIMES)

    Jelang Pilkada 2018, 8 Tahapan Ini Rawan Konflik

  • Santoko Ketua KPU Kabupaten Malang (kemeja putih) menyampaikan mengenai adanya kenaikan honor bagi PPK dan PPS dalam Pilgub Jatim 2018 di kantor KPUD (Foto: Nana/ MalangTIMES)

    Kabar Gembira, Honor Panitia Pemilu Kabupaten Malang Bakal Naik

  • Ketua KPU Kabupaten Malang Santoko (kanan) saat menerima Ketua DPC Partai Demokrat Ghufron Marzuki saat penyerahan salinan berkas keanggotaan partai di kantor KPUD. (Nana/MalangTIMES)

    Petakan 12 Segmen Masyarakat, KPUD Siap Sasar Pemilih Kabupaten Malang

  • Pelatih fisik Arema FC, Dusan Momcilovic (Dule) (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

    Objektif, Dule Anggap Dua Pemain Muda Arema FC Kondisi Fisiknya Turun

    Peran pe latih fisik Arema FC, Dusan Momcilovic (Dule) tampaknya mulai terlihat. Walau berlabel pemain Timnas Indonesia, dua pemain muda Arema FC disebut kurang dalam hal ketahanan fisik.

  • Pelaku curanmor yang ditembak aparat berada di kursi roda dan juga berada di bawah dengan perban putih pada kakinya. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

    Dua Kaki Residivis Ranmor Dihadiahi Timas Panas Petugas

    Residivis kasus pencurian kendaran bermotor (curanmor) yang satu ini tampaknya memang tidak pernah kapok. Bukannya bertobat, ia malah kembali melakukan aksi jahatnya. Namun, nahas kali ini ia dihadiahi timah panas petugas di kedua kakinya.

  • Wakapolres Malang Kompol Deky Hermansyah (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

    Diduga Anggota TNI AD, Polres Malang Dalami Identitas Mayat di Dusun Dengkol Singosari

    Penemuan mayat laki-laki yang awalnya merupakan mr.x di Desa/Dusun Dengkol, Singosari terus sedang didalami Polres Malang.

  • Ita Diana (kiri) bersama kuasa hukumya Yassiro Ardhana Rahman (kanan) saat dimintai keterangan dari Polres Malang di rumahnya di Jalan Wulir, Gang 10, K   elurahan Temas, Kecamatan Batu, Minggu (24/12/2017). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

    Dalami Kasus, Polda Jatim dan Polres Malang Periksa Penjual Ginjal di Rumahnya

    Kasus 'jual beli' ginjal yang melibatkan Ita Diana sebagai penjual dan Erwin Susilo sebagai pembeli bergulir ke ranah hukum.

  • Anggota Unit Reskrim Polsek Singosari ketika mengevakuasi mayat korban, Serma Achmad di saluran parit Desa Dengkol, Singosari, Kabupaten Malang. (foto : Istimewa)

    Anggota TNI AD Malang Ditemukan Tewas di Sawah Desa Dengkol Singosari

    Mayat laki-laki ditemukan warga D esa/Dusun Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang di sebuah parit, Minggu (24/12/2017).

  • dr Rifai saat menjawab pertanyaan awak media terkait keterlibatannya dalam indikasi jual beli ginjal di RSSA Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

    Meski Dokter RSSA Mengelak Dituding sebagai 'Makelar' Ginjal, Tapi...

    Salah satu sosok kunci dalam polemik 'jual-beli' ginjal adalah dr Rifai. Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) sekaligus anggota tim transplantasi itu disebut-sebut menjadi 'makelar'.

  • Kuasa Hukum Ita Diana Yassiro Ardhana Rahman SH MH (kiri) saat bersama recipient ginjal Ita Diana. (Foto: Yassiro Ardhana Rahman for MalangTIMES)

    Tak Bisa Tunjukkan Akta Notariil, Pengacara Korban Transplantasi Ginjal Sebut Dugaan Jual Beli Organ Semakin Kuat

    Kasus dugaan jual beli ginjal yang melibatkan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) masih terus bergulir. Kuasa hukum recipient ginjal Ita Diana, Yassiro Ardhana Rahman SH MH, angkat bicara soal kejanggalan-kejanggalan terhadap kasus tersebut usai RSSA menggela

  • Ketua KONI Kota Batu Zainul Arifin (lima dari kiri) berfoto bersama penerima penghargaan di Batu Pujon View. (Foto: KONI Kota Batu for BatuTIMES)

    KONI Kota Batu Bagi-Bagi Duit kepada 12 Wali Atlet Berprestasi

    Bentuk apresiasi yang luar biasa ditunjukkan KONI Kota Batu kepada para wali atlet berprestasi di Kota Pariwisata ini. Sebanyak 12 wali atlet Kota Batu digelontor uang masing-masing Rp 1 juta.

  • Surat kerja yang ditunjukkan manajemen Doremi VIP.(manjemen doremi)

    Eh, Doremi VIP Buka Lagi, Manajemen Berdalih Tidak Terlibat Tarian Telanjang

    Karaoke Doremi VIP ternyata kembali buka setelah digerebek dan ditutup Polda Jatim akibat ditemukan aksi tari telanjang atau striptis di tempat hibura tersebut. Manajemen Doremi VIP yang berada di ruko Candi Trowulan Kavling 4-13, Jalan Candi Trowulan, Mo

  • Display pohon pinus hias di stan aksesori dan atribut perayaan Natal di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

    Soal Ucapan dan Karyawan Pakai Atribut Natal, Ini Imbauan Dewan Masjid Kota Malang

    Memasuki pekan perayaan Natal, banyak pusat perbelanjaan dan juga kantor-kantor instansi yang memajang hiasan khusus. Misalnya pohon pinus hias. Termasuk karyawan yang mengenakan atribut tematis, seperti topi kerucut santa.

  • Ketua DPRD Kota Malang Abdul Hakim saat ditemui awak media. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

    Evaluasi Akhir Tahun, DPRD Kota Malang Soroti Molornya Pembahasan APBD

    Pekan ketiga Desember, DPRD Kota Malang menggelar evaluasi tahunan atas kinerja yang dilakukan sepanjang 2017. Jajaran pimpinan dan anggota dewan membeberkan kinerjanya di hadapan awak media.

  • Para pekerja tusuk sate di rumah Umar Faruk. Setiap bulan dia mampu meraup 86 juta rupiah, selain mampu mengurangi pengangguran di lingkungan sekitarnya. (Nana)

    Dari Tusuk Sate, Lelaki Ini Raup 86 Juta Rupiah Per Bulan

    Hal-hal yang kita anggap kecil dan sepele ternyata menyimpan potensi ekonomi tinggi. Seperti usaha tusuk sate yang mungkin jarang disentuh oleh kebanyakan orang. Padahal, dari tusuk sate yang terlihat kecil ini, ada potensi ekonomi terbilang besar.

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com

Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar