BNN Buru Pemilik Diskotik MG Club - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

BNN Buru Pemilik Diskotik MG Club

BNN Buru Pemilik Diskotik MG Club

Nasional BNN Buru Pemilik Diskotik MG ClubMinggu, 17 Desember 2017 | 17:26 Foto : istimewa BERITA TERKAIT�������������������…

BNN Buru Pemilik Diskotik MG Club

Nasional

BNN Buru Pemilik Diskotik MG Club

Minggu, 17 Desember 2017 | 17:26 Foto : istimewa BERITA TERKAIT
  • Keluarga Besar Fraksi PKS Cek Urine
  • Keluarga Besar Fraksi PKS Cek Urine

  • Disaksikan W alikota, BNN dan DPD LDII Jakarta Utara Tekan MoU

  • Terkait Pabrik Pil PCC, Dua Rumah di Sukoharjo Turut Digeledah

  • Pabrik Pil PCC di Solo Digerebek, Barang Bukti Jutaan Butir

INDOPOS.CO.ID - Badan Narkotika Nasional (BNN) dari masih memburu Rudi sebagai pemilik Diskotik MG Club Internasional yang digerebek polisi pada Minggu dini hari (17/12).
Dari dalam diskotik, polisi menemukan laboratorium pembuatan shabu-shabu dan ekstasi alias ineks. Diskotik itu sendiri berlokasi di Jalan Tubagus AngkeGrogol Petamburan Jakarta Barat.
Selain itu, polisi masih memeriksa intensif lima pelaku pengelola laboratorium dan pengedar narkoba di diskotik tersebut. Para saksi tersebut warga Ibu Kota.
Mereka adalah Wastam, 43,beralamat di Pesing Garden RT 04 / RW 08 Kelurahan Kedoya Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Ferdiansyah, 23, warga Jalan Pedongkelan Belalang No. 82A RT 006 / RW 013 Kelurahan Kapuk Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, Dedi Wahyudi, 40, warga Jalan Kota Bambu Utara No. 46 RT 01 / RW 05 Kelurahan Kota Bambu Utara Kecamatan Palmerah Jakarta Barat, Mislah, 45, warga Jalan Bango III No. 3 RT 07 / RW 03 Kelurahan Pondok Labu Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Fadly, 40, warga Jalan Tamansari IV No. 73 RT 08 / RW 09 Kelurahan Tamansari Kecamatan Tamansari Jakarta Barat.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari menjelaskan, BNN menggerebek diskotik MG setelah mendapat informasi peredaran narkoba jenis shabu dan ineks di dalam diskotik lima lantai tersebut.
Dalam penggerebekan, BNN menemukan laboratorium pembuatan shabu dan ineks di lantai dua dan empat bangunan. Dari kedua lantai tersebut polisi menyita berbagai zat kimia dan precursor untuk membuat shabu dan ineks, termasuk shabu cair kepada pengunjung diskotik seharga Rp 400 ribu per botol.
Bukan hanya itu, saat dilakukan test urine kepada seluruh pengunjung diskotik, sebanyak 120 urin pengunjung positif mengandung zat narkoba. Arman mengungkapkan, para pelaku terancam hukuman mati.
“Lima orang produsen dan pengedar narkoba kami amankan kami kenakan Pasal 113 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati,” pungkas Arman. (ind)

Komentar
Apa Reaksi Anda?
Loading... Suka Suka 0% Lucu Lucu 0% Sedih Sedih 0% Marah Marah 0% Kaget Kaget 0% Aneh Aneh 0% Takut Takut 0% Berita Lainnya Honorer: PP P3K Diteken Presiden, Habislah Kami!

Honorer: PP P3K Diteken Presiden, Habislah Kami!

Minggu, 17 Desember 2017 | 17:09 Begini Suka dan Duka Pengemudi Bus Pembawa Massa Aksi

Begini Suka dan Duka Pengemudi Bus Pembawa Massa Aksi

Minggu, 17 Desember 2017 | 15:10 Dukung Aksi Bela Palestina, Ustadz Yusuf Mansyur Bagikan Produk Perusahannya, Apa Itu?

Dukung Aksi Bela Palestina, Ustadz Yusuf Mansyur Bagikan Produk Perusahannya, Apa Itu?

Minggu, 17 Desember 2017 | 15:03 Aksi Solidaritas Palestina Berkah untuk Pedagang Peci Musiman

Aksi Solidaritas Palestina Berkah untuk Pedagang Peci Musiman

Minggu, 17 Desember 2017 | 14:05Sumber: Google News | Warta 24 Buru Selatan

Tidak ada komentar