Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan, Wali ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}
www.uhamka.ac.id/reg

Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan, Wali ...

Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan, Wali ...

AMBON,KOMPAS.com - Keputusan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menunjuk mantan terpidana kasus korupsi, Jacky Talahatu sebagai pejabat birokrasi di lingkup pemerin…

Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan, Wali ...

AMBON,KOMPAS.com - Keputusan Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menunjuk mantan terpidana kasus korupsi, Jacky Talahatu sebagai pejabat birokrasi di lingkup pemerintah kota Ambon menuai kecaman.

Jacky sebelumnya dipenjara selama setahun, karena terlibat dalam kasus korupsi proyek taman kota tahun 2012 yang merugikan keuangan Negara sebesar Rp 161 juta.

Namun setelah masa tahanannya berakhir, Wali Kota Ambon, secara diam-diam melantik mantan narapidana korupsi ini sebagai staf ahli wali kota terhitung sejak Agustus 2017 lalu. Publik Kota Ambon sempat memrotes hal itu namun wali kota tetap pada pendiriannya.

Puncaknya saat pelantikan pejabat birokrasi pemerintah kota Ambon pada Jumat (29/12/2017) dua hari lalu, nama Jacky juga ikut dilantik sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Kota Ambon.

“Ini sangat ironis sekali, seornag mantan nara pidana korupsi diangkat sebagai Kepala Keuangan,”kata Koordintaor Pemantau Kebijakan Publik Maluku (PKPM), Rahman Ibrahim kepada Kompas.com saat dimintai tanggapannya, Minggu (31/12/2017).

Dia menjelaskan keputusan wali kota mengangkat Jacky sebagai Kepala Bidnag Pengelola Keuangan dan Aset Kota adalah sebuah kesalahan besar, sebab keputusan itu sangat bertentangan dengan aturan yang berlaku.

"Mengangkat seorang mantan narapidana sebagai pejabat birokrasi telah mencederai aturan dan etika birokrasi sebagaimana surat edaran Mendagri Nomor 800/4329/SJ tertanggal 29 Oktober 2012. Surat edaran itu menegaskan seorang mantan narapidana dilarang untuk diangkat menjadi pejabat struktural,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, seharusnya sebelum mengangkat pejabat birokrasi, Wali kota juga harus merujuk pada pada Undang-undang nomor 43 tahun 1999 tentang pokok-pokok kepegawaian dan sejumlah aturan lainnya tentang ASN.

"Kami sangat menyayangkan keputusan wali kota ini. Keputusan ini menandakan bahwa wali kota tidak pro terhadap pemerintaha yang bersih dan seolah tidak berniat melawan korupsi,” sindirnya.

Anggota DPRD Kota Ambon, Asmin Matdoan ikut mengkritik keputusan wali kota yang mengangkat mantan narapidana itu sebagai pejabat birokrasi.

"Harusnya wali kota mempertimbangkan integritas pejabat yang dipilihnya. Kalau ada mantan narapidana korupsi yang diangkat menjadi pejabat ini menandakan bahwa pemkot Ambon tidak bersih dari korupsi,”katanya.

Sementara Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengaku pelantikan ratusan pejabat birokrasi Eselon II, III dan IV itu itu sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Pelantikan pejabat birokrasi ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. Mereka diangkat berdasarkan azas kepatutan dan kepantasan. Kita juga tidak memakai pendekatan suka dan tidak suka dalam menunjuk pejabat birokrasi tapi lebih pada kapasitas dan kemampuannya,” jelas Richard.

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Jadi Lokasi Perayaan Pergantian Tahun di Ambon

Natal Penuh Persaudaraan di Ambon, Warga Muslim Kunjungi Kerabatnya yang Kristen

Aparat Gabungan di Ambon Razia Ratusan Motor di Malam Natal

Kembang Api Warnai Langit Kota Ambon di Malam Natal

Ribuan Jemaah Hadiri Misa Natal di Gereja Xaverius Ambon

Terkini Lainnya

Kepala Anak Kecil Tersangkut di Pagar Majsid Istiqlal

Kepala Anak Kecil Tersangkut di Pagar Majsid Istiqlal

Megapolitan 31/12/2017, 15:22 WIB Jadi Tempat Berfoto Warga, Panggung Pelaminan Nikah Massal Rusak

Jadi Tempat Berfoto Warga, Panggung Pelaminan Nikah Massal Rusak

Megapolitan 31/12/2017, 15:21 WIB Bus Toilet Disiapkan untuk Layani Ribuan Tamu Nikah Massal DKI

Bus Toilet Disiapkan untuk Layani Ribuan Tamu Nikah Massal DKI

Megapolitan 31/12/2017, 15:17 WIB Para Lurah Cek Lokasi Jelang Acara Nikah Massal di Malam Tahun Baru

Para Lurah Cek Lokasi Jelang Acara Nikah Massal di Malam Tahun Baru

Megapolitan 31/12/2017, 15:02 WIB Jelang Malam Pergantian Tahun, Puluhan Rumah di Ogan Ilir Terendam Banjir

Jelang Malam Pergantian Tahun, Puluhan Rumah di Ogan Ilir Terendam Banjir

Regional 31/12/2017, 15:01 WIB Melihat Meja Akad Nikah hingga Pelaminan Nikah Massal DKI

Meliha t Meja Akad Nikah hingga Pelaminan Nikah Massal DKI

Megapolitan 31/12/2017, 14:53 WIB Penjaga Hutan di India Lakukan Aksi Heroik dengan Gendong Anak Gajah

Penjaga Hutan di India Lakukan Aksi Heroik dengan Gendong Anak Gajah

Internasional 31/12/2017, 14:24 WIB Demo Anti-pemerintah Landa Iran, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Demo Anti-pemerintah Landa Iran, 2 Orang Dikabarkan Tewas

Internasional 31/12/2017, 13:36 WIB Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan,  Wali Kota Ambon Dikecam

Angkat Bekas Napi Korupsi Jadi Kepala Badan Keuangan, Wali Kota Ambon Dikecam

Regional 31/12/2017, 13:28 WIB Densus 88 Tangkap Seorang PNS di Kukar, Senpi Rakitan Disita

Densus 88 Tangkap Seorang PNS di Kukar, Senpi Rakitan Disita

Regional 31/12/2017, 13:24 WIB Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Polri Selama 2017, Tapi....

Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Polri Selama 2017, Tapi....

Nasional 31/12/2017, 13:11 WIB Jalur Puncak Ditutup, Warga Bisa Manfaatkan 2 Shuttle Bus

Jalur Puncak Ditutup, Warga Bisa Manfaatkan 2 Shuttle Bus

Nasional 31/12/2 017, 12:55 WIB Pembuat Sampanye Perancis Wacanakan Pembuatan Anggur Hibrida

Pembuat Sampanye Perancis Wacanakan Pembuatan Anggur Hibrida

Internasional 31/12/2017, 12:35 WIB Ajak Kencan Korban hingga Tertidur Pulas, Waria Ini Gasak Belasan Motor

Ajak Kencan Korban hingga Tertidur Pulas, Waria Ini Gasak Belasan Motor

Regional 31/12/2017, 12:28 WIB Penutupan Jalur Puncak Bogor, Sepeda Motor Tetap Diizinkan Melintas

Penutupan Jalur Puncak Bogor, Sepeda Motor Tetap Diizinkan Melintas

Regional 31/12/2017, 11:44 WIB Load MoreSumber: Google News | Warta 24 Ambon

Tidak ada komentar