13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan ... - Warta 24 Maluku
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan ...

13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan ...

Selasa 26 Desember 2017, 12:28 WIB 13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan Semangat Baru Agus Setyadi - detikNews Foto: Agus Sety…

13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan ...

Selasa 26 Desember 2017, 12:28 WIB 13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan Semangat Baru Agus Setyadi - detikNews 13 Tahun Tsunami, Walkot Banda Aceh: Mari Hidup dengan Semangat BaruFoto: Agus Setyadi/detikcom Banda Aceh - Bencana gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Aceh sudah 13 tahun berlalu. Warga diharapkan dapat menempuh hidup dengan semangat baru dan tidak larut dalam kesedihan.
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengatakan Pemkot saat ini sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan jatuhnya korban jika bencana datang. Jalur evakuasi dan dan escape building (gedun g penyelamatan) sudah dibangun untuk penyelamatan diri.
"Musibah itu tidak bisa dihindari. Oleh karena itu, kita hanya bisa meminimalisir dengan berbagai upaya," kata Aminullah setelah berziarah ke kuburan massal tsunami di Ulee Lheue, Banda Aceh, Selasa (26/12/2017).
Amin mengajak masyarakat Kota Banda Aceh memperkuat keimanan. Tujuannya agar Tanah Rencong dijauhkan dari musibah.
"Tiga belas tahun tsunami kita harus berbenah, kita tidak boleh larut dengan musibah, dan harus menempuh hidup baru dengan semangat baru sehingga kita bisa keluar dari bencana yang pernah kita hadapi," jelas Amin.
Peringatan 13 tahun tsunami ini diisi warga dengan berziarah ke kuburan massal. Warga tak kuasa membendung air mata saat mendoakan anggota keluarga yang menjadi korban. Di sana, peziarah juga menabur bunga.
Walkot Banda Aceh Aminullah bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin ikut menabur bunga di kuburan massal. Di sana, juga digelar doa bersama dan tausi ah.
Seorang peziarah asal Banda Aceh, Rohani, mengaku yakin orang tuanya yang menjadi korban tsunami dikuburkan di kuburan massal Ulee Lheue. Pasalnya, saat bencana dahsyat itu terjadi, orang tuanya tinggal di kawasan Blang Oi, tak jauh dari Ulee Lheue.
"Alhamdulillah saya yakin orang tua saya di sini. Terasa terus kontak batin," kata Rohani seusai ziarah.
(tor/tor)Sumber: Google News | Warta 24 Maluku Tenggara Barat

Tidak ada komentar